nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Desain Masjid Al Safar di Rest Area, Jasa Marga: Pembangunan Sudah Sesuai dengan Ketentuan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 02 Juni 2019 21:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 02 470 2063200 soal-desain-masjid-al-safar-di-rest-area-jasa-marga-pembangunan-sudah-sesuai-dengan-ketentuan-GdbgU1TdAd.jpeg Masjid Al Safar (Dok. Jasa Marga)

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) angkat suara terkait maraknya diskusi tentang desain bangunan Masjid Al Safar yang berbentuk segitiga sehingga dinilai menyerupai simbol iluminati. Adapun masjid ini terletak di Rest Area Km 88 Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi arah Jakarta.

Corporate Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti menyatakan, pihaknya menghimbau masyarakat agar bijak dalam mencerna informasi yang beredar.

Menurutnya, dalam penyediaan desain dan pembangunan masjid tersebut, Jasa Marga selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), patuh terhadap ketentuan pengadaan barang dan jasa. Selain itu, dari sejak desain awal telah melakukan proses beauty contest.

"Kami menilai desain terpilih berdasarkan kesesuaian konsep dengan Rest Area dimana masjid akan dibangun," jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/6/2019).

Masjid Al Safar di Rest Area Km 88 Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi (Dok. Jasa Marga)

Baca Juga: H-4 Lebaran, 87.758 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Dia menjelaskan, desain Masjid Al Safar disiapkan oleh Ridwan Kamil, melalui hasil evaluasi berdasarkan konsep yang sesuai untuk rest area, Km 88 B Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi. Di mana pengguna jalan dapat beribadah dengan nyaman di masjid dan atau beristirahat sejenak di rest area yang lengkap dan menarik, termasuk arsitektur masjidnya.

"Jasa Marga tidak memiliki maksud sedikitpun untuk menggambarkan simbol-simbol dalam masjid Al Safar, yang bertentangan dengan akidah agama," kata dia.

Menurut Irra, sejak diresmikan pada tahun 2016 lalu, Masjid Al Safar telah menarik pengguna jalan untuk dapat beribadah serta menikmati fasilitas di sekitar masjid seperti taman, dan kolam yang asri.

Masjid Al Safar di Rest Area Km 88 Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi (Dok. Jasa Marga)

Baca Juga: Heboh Masjid Al Safar Dipenuhi Simbol Illuminati, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Sebelumnya, Ridwan Kamil melalui akun instagram-nya, @ridwankamil, juga sudah menjelaskan bahwa Masjid Al Safar adalah hasil riset teori Folding Architecture alias lipatan.

“Masjid Al Safar adalah hasil dari riset teori Folding Architecture alias lipatan. Seperti origami, hasilnya adalah lekukan dan ruang berbentuk segitiga,” jelas Gubernur Jawa Barat itu.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini