Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

28,01 Juta Jiwa Masih Terjebak Kemiskinan

Dedy Afrianto , Jurnalis-Senin, 18 Juli 2016 |11:33 WIB
28,01 Juta Jiwa Masih Terjebak Kemiskinan
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A


JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan per Maret 2016 sebesar 28,01 juta atau sebesar 10,86 persen dari total penduduk Indonesia. Angka kemiskinan ini turun 0,27 persen dibandingkan periode September 2015 yang mencapai 28,51 juta jiwa atau sebesar 11,22 persen dari total penduduk Indonesia.

"Faktor pertama penyebab turunnya kemiskinan adalah adalah inflasi yang relatif rendah dan terkendali dari September 2015 hingga Maret 2016. Yaitu sebesar 1,71 persen, ujar Kepala BPS Suryamin di Gedung BPS, Jakarta, Senin (18/7/2016).

"Kemudian juga disebabkan oleh rata-rata pangan nasional yang juga turun seperti ayam ras, dan minyak goreng. Kemudian juga didukung oleh nilai rata-rata upah buruh tani dan bangunan yang naik," imbuh Suryamin.

Suryamin menambahkan, persentase kemiskinan terbesar masih terdapat di pedesaan, yaitu sebesar 14,11 persen. Namun, jumlah penduduk miskin di pedesaan ini turun sebesar 0,02 persen dibandingkan per September 2015, yaitu dari 17,89 juta jiwa pada September 2015 menjadi 17,67 juta jiwa per Maret 2016.

Sementara itu, angka kemiskinan di perkotaan adalah sebesar 7,79 persen dari total penduduk Indonesia. Secara total, angka kemiskinan di perkotaan turun sebanyak 0,43 persen, dari 10,62 juta jiwa per September 2015 menjadi 10,34 juta per Maret 2016.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement