SURABAYA - Daerah bantaran Kalimas yang selama ini terkesan kumuh perlahan mulai diperbaiki. Apartemen Klaska yang dibangun Sinarmas Land ikut membantu revitalisasi Kalimas sebagai salah satu tempat yang modern untuk destinasi wisata baru di Kota Pahlawan.
Sales and Promotion Sinarmas Land East Indonesia Arvina Syawir menuturkan, keberadaan apartemen baru di kawasan Jagir bisa membawa efek domino yang besar. Selama ini di sekitar Jagir terkesan kumuh dan gelap. (Baca juga: Begini Penampakan Silicon Valley-nya Indonesia)
“Nanti akan ada apartemen yang modern dengan 1.000 unit yang berdiri tepat di depan Kalimas,” ujarnya.
Dia melanjutkan, apartemen enam tower ini nantinya bersinergi dengan Pemkot Surabaya dalam pengembangan Kalimas. Lokasi apartemen yang rencananya dibangun 36 lantai ini tepat berada di seberang Kalimas dan dekat dengan pintu air Jagir.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemkot untuk ikut menata Kalimas. Bantaran Kalimas akan kami buat dengan desain modern yang bisa diakses semua orang dengan ragam fasilitas yang menarik,” ungkapnya.
Bahkan, nantinya dibuatkan wisata perahu dan pasar air yang menarik seperti di luar negeri. Keberadaan Sungai Ka-limas akan memiliki nilai lebih untuk mempercantik kota. Kawasan Jagir juga lebih sejuk dan asri dengan pembangunan apartemen serta kelengkapan lainnya. Untuk tahap pembangunan lanjutnya, akan dimulai pada awal 2019. Serah terima kunci akan dilakukan tiga tahun selanjutnya.
Saat ini sudah ada 150 orang yang sudah memesan unit di Apartemen Klaska. Dari enam tower , tiga tower akan dibuat apartemen dan sisanya dibuat kantor.
“Harganya kami buka di kisaran Rp300 juta- Rp400 juta. Harga itu sangat terjangkau bagi masyarakat Surabaya saat ini,” ucapnya.
Vina juga menambahkan, pihaknya memang sengaja membidik segmen muda untuk membeli unit apartemen. Lahan seluas 3,1 hektare itu nanti akan menjadi lokasi yang modern di dekat jantung Kota Surabaya.
Lokasi yang digunakan untuk membangun Apartemen Klaska akan memakai lahan di Mal Mangga II. “Ada sebagian bangunan di Mangga II akan kami robohkan. Sebagian lainnya akan kami perbaiki untuk mengubah tampilan yang lebih modern,” ungkapnya.
Untuk nilai investasinya, Sinarmas Land menyediakan Rp3,5 triliun untuk pembangunan apartemen. Jumlah investasi itu belum termasuk redesign sebagian bangunan di Mangga II yang tak dirobohkan. (Baca juga: Sinarmas Land Garap Silicon Valley-nya Indonesia di BSD)
Project Division Head Sinarmas Land Aditya Sutantio mengatakan, perkembangan Surabaya begitu pesat dalam pembangunan infrastruktur. Makanya properti yang ada selalu bisa mendukung keberlangsungan kota yang semakin modern.
Konsep smart living akan dibawa dalam pembangunan Apartemen Klaska. “Pelebaran jalan serta pembangunan akses baru membuat kota tetap bisa berkembang dengan pesat. Salah satunya juga revitalisasi sungai yang bisa menambah kecantikan kota,” tuturnya.
Selain di Surabaya, Sinarmas Land saat ini juga mengembangkan integrated smart digital city di kota-kota lainnya Indonesia. Kemajuan teknologi menjadi alasan kuat untuk membangun kota dan peradaban dengan cepat.
“Sinarmas Land menjawab kebutuhan akan kawasan yang memiliki infrastruktur teknologi serta lokasi yang strategis dan multiakses,” katanya.
(Rizkie Fauzian)