Bank Ekonomi-HSBC Segera Bersatu

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 25 Juli 2016 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 25 320 1445945 bank-ekonomi-hsbc-segera-bersatu-GNWlAYJlR1.jpg Ilustrasi : Okezone

YOGYAKARTA – Bank Ekonomi segera diintegrasikan (penggabungan) dengan HSBC Bank. Penggabungan antara bank nasional dan bank skala internasional tersebut merupakan tindak lanjut dari take over Bank HSBC terhadap Bank Ekonomi di tahun 2009 yang lalu.

Mereka secara resmi akan beroperasi hasil integrasi tahun 2017 mendatang. Head of Corporate Communications PT Bank Ekonomi Raharja Tbk Wahyu Adiguna mengungkapkan, penggabungan kedua bank ini diharapkan mampu memperkuat positioning mereka di industri perbankan tanah air. Penggabungan ini tidak disebut sebagai merger seperti yang terjadi di Indonesia selama ini, karena posisi antara Bank Ekonomi dengan Bank HSBC saat ini masih berbeda.

“Kalau merger tersebut posisi antar bank sama satu sama lain,” tuturnya. Menurut Wahyu, posisi antara Bank Ekonomi dengan Bank HSBC memang berbeda. Bank Ekonomi skalanya hanyalah bank nasional, sementara Bank HSBC adalah bank internasional. Penggabungan ini disebut sebagai integrasi kedua bank.

Selama ini, meskipun statusnya sudah berada dalam perusahaan yang sama, yaitu HSBC Group namun operasional kedua bank ini masih terpisah. Wahyu mengatakan, dengan penggabungan ini operasional kedua bank ini secara otomatis akan bergabung menjadi satu. Seluruh aset ataupun nasabah juga statusnya akan menjadi nasabah bank yang baru tersebut. Namun ia menandaskan terkait dengan total aset ataupun jumlah nasabah kedua bank ini belum bisa dipublikasikan. Karena saat ini proses keduanya memasuki tahap akhir penggabungan.

“Nanti tunggu setelah Agustus 2016. Semuanya akan dipublikasikan,” tandasnya. Wahyu menambahkan, meski setelah ditake-over oleh HSBC, namun tidak semua saham yang ada di Bank Ekonomi milik HSBC. Karena sesuai dengan ketentuan dari Bank Indonesia (BI) memang masih harus menyertakan modal dari lokal. Saat ini posisi permodalan Bank Ekonomi 99 persen sebenarnya sudah dikuasai oleh HSBC dan sisanya dimiliki oleh BCA.

Komposisi lokal masih akan terus ada karena sudah merupakan keharusan. Bank Ekonomi dan Bank HSBC sebenarnya sudah memiliki kantor cabang dan operasional di sebagian besar wilayah Indonesia. Bank Ekonomi memiliki 90 Kantor Cabang di 29 kota. Sementara Bank HSBC telah memiliki 48 kantor cabang di 6 Kota. Kedua bank ada yang sama-sama memiliki kantor cabang di sebuah kota, namun ada juga yang terpisah.

“Salah satunya ada di Yogyakarta. Bank Ekonomi sudah memiliki kantor cabang, demikian juga HSBC juga punya kantor cabang di kota istimewa ini,” terangnya. Nantinya, usai bergabung status kedua bank tidak lagi menjadi Tbk, karena ketentuan dari BI menyebutkan demikian.

Bank yang baru hasil penggabungan ini nanti akan kembali menjadi Tbk setelah memenuhi persyaratan kembali dari BI. Bank hasil penggabungan ini akan resmi beroperasi usai bulan April 2017 mendatang. Setelah itu, mereka baru akan menggenjot berbagai program untuk mengangkat performa bank ini.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini