Selanjutnya, mereka menyewa jasa penasihat keuangan untuk melakukan investasi dan mengelola dana dari hasil penjualan aset-aset tersebut. Dijelaskan dalam artikel tersebut, keuntungan dari pengelolaan investasi tersebut sekitar USD6.000 per bulan. Hingga akhirnya mereka dapat melakukan perjalanan keliling dunia dari hasil investasinya tersebut dengan cara menyewa tempat tinggal di suatu tempat selama beberapa bulan, kemudian berpindah lagi ke tempat berikutnya.
5. Jadi sukarelawan
Bila memilih strategi ini, Anda mungkin tidak dapat bersantai-santai saat berkeliling dunia. Dikutip dari sebuah artikel dari Market Watch berjudul “Consider volunteering as your next retirement adventure”, menjalani kehidupan setelah pensiun berkeliling dunia sekaligus menjadi sukarelawan bisa merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi sesama. Apalagi, saat ini banyak organisasi non-pemerintah yang bisa menjadi menjadi pilihan untuk melakukannya. Misalnya Retired Brains, Peace Corps, International Volunteer Programs Association, Eco Tours & Travel Uganda, Cross-Cultural Solutions, International Volunteer HQ, dan Projects Abroad.
Peran yang ditawarkan sangat beragam. Mulai dari bidang kesehatan, konservasi hewan, kemasyarakatan, lingkungan, hingga bidang-bidang profesional, seperti hukum, keuangan dan akuntansi. Lama komitmen kerjanya sangat beragam, dari hanya satu tahun hingga dua tahun, atau bahkan lebih. Namun, jika Anda belum pernah menjadi sukarelawan, sebaiknya mencoba dari yang jangka waktunya paling singkat. Dengan begitu, Anda menjadi lebih bebas di dalam menentukan jenis pekerjaan dan tempat yang ingin dituju.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.