Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kantor Apple Terbesar dan Paling Mahal di Silicon Valley

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2016 |00:13 WIB
Kantor Apple Terbesar dan Paling Mahal di Silicon Valley
A
A
A

CALIFORNIA - Cupertino tampak seperti banyak kota lain di California Utara yang membosankan yang hanya dipenuhi oleh perumahan dan pusat perbelanjaan. Namun akhir tahun ini Cupertino akan menjadi tempat bersejarah yang di mana bakal menjadi tempat bagi perusahaan Apple menemukan inovasi terbarunya.

Seperti dikutip dari 1843magazine, Rabu (24/8/2016), di tempat itu akan dibangun sebuah cincin raksasa yang berfungsi sebagai kantor pusat perusahaan teknologi rintisan Steve Jobs.

Kantor tersebut merupakan gagasan langsung Steve Jobs beberapa bulan sebelum dia meninggal pada 2011. Dia juga memproyeksikan kantor itu akan jadi kantor terbaik di dunia.

 

Sebanyak 13 ribu pekerja konstruksi sudah dipekerjakan. Lahannya terbentang di beberapa blok. Bahkan setiap potong kaca yang digunakan pada eksterior pada bangunan melengkung empat lantai itu memerlukan panel khusus yang harus dibuat di Jerman.

Dengan nilai investasi sebesar USD5 miliar atau setara dengan Rp66 triliun, markas Apple ini akan menjadi kantor pusat paling mahal dalam sejarah.

Bangunan dirancang oleh arsitek asal Inggris Norman Foster. Ruang terbuka hijau akan melengkapi bangunan melingkar di luar dan di dalam.

"Silicon Valley akan memiliki momen Versailles-nya sendiri," kata Profesor University of California Barkeley Louise Mozingo saat mengomentari tentang kantor Apple.

Tahun lalu Facebook juga membuka sebuah kantor baru seluas 430 ribu kaki persegi di Menlo Park yang dirancang untuk mewujudkan budaya informal perusahaan. Menyerupai gedung terbuka raksasa, bangunan ini konon jadi kantor terbesar di dunia.

Sementara itu, Google juga tengah melakukan pekerjaan untuk membangun markas barunya sebagai pengganti Googleplex yang melibatkan pembangunan gedung kaca bergerak.

Adapun perusahaan teknologi lainnya, termasuk Nvidia, Samsung, dan Uber, secara kolektif menghabiskan dana sebesar USD1 miliar atau setara dengan Rp13,2 miliar untuk membangun gedung barunya.

Segala macam proyek ambisius ini akan mengubah lansekap arsitektur taman perkantoran. Selain itu, juga akan menjadi pertanda pergeseran budaya Valley yang memiliki etos nilai perusahaan dibanding kemewahan. Dari sekian banyak proyek perkantoran di Silicon Valley, kantor pusat Apple menjadi yang terbesar dan termodern.

Dalam rancangannya, Apple memilih desain yang ramping dan modern. Bentuk desain ini menyerupai tombol pada iPhone yang elegan.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement