Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seperti Ini Tantangan Bekerja di Luar Angkasa

Agregasi Qerja.com , Jurnalis-Selasa, 11 Oktober 2016 |10:35 WIB
Seperti Ini Tantangan Bekerja di Luar Angkasa
Bekerja di luar angkasa ada tantangannya (Foto: Qerja)
A
A
A

2. Tantangan saat bekerja

Terlepas dari risiko kesehatan yang mereka hadapi, pekerjaan seorang astronot sama sekali tidak mudah. Bekerja di lingkungan tanpa gravitasi mengurangi fleksibilitas pergerakan para astronot, sehingga hal sekecil membuka tutup botol saja bisa memakan waktu berjam-jam.

Mereka umumnya bekerja menggunakan sarung tangan EVA yang mengurangi sensitivitas tangan. Karenanya, ketika mengenakan sarung EVA, mereka kesulitan memperkirakan tenaga yang dibutuhkan untuk melakukan sebuah pekerjaan. Imbasnya, hal ini sering menyebabkan cedera pada tangan para astronot, belum lagi risiko kehilangan kelembapan di jari-jemari dan bakteri dari pemakaian yang berkepanjangan.

3. Gaji

Kandidat astronot bisa berasal dari khalayak umum atau dari anggota militer, dan besaran gaji mereka umumnya sesuai tingkatan jabatan yang ditentukan latar belakang pendidikan dan pengalaman. Selain gaji, mereka juga mendapat asuransi kesehatan dan jiwa.

Untuk kandidat astronot dari khalayak umum, tingkatan GS-12 mendapat gaji senilai USD65,140 per tahun (sekira Rp847 juta) dan tingkatan GS-13 bisa memperoleh gaji hingga USD100,701 per tahun (sekira Rp1,3 miliar).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement