Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Donald Trump Siap Tinggalkan Kerajaan Bisnisnya

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Kamis, 01 Desember 2016 |15:21 WIB
Ini Alasan Donald Trump Siap Tinggalkan Kerajaan Bisnisnya
Donald Trump (Foto: Reuters)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, mengumumkan akan meninggalkan kerajaan bisnisnya untuk memusatkan perhatian pada kepresidenan. Trump tak memberikan banyak rincian namun akan menjelaskan rencana tersebut dalam konferensi pers bulan depan.

Langkah itu juga sekaligus untuk menghindari konflik kepentingan antara bisnisnya dan kepresidenan. Sebelumnya dia sudah menepis kekhawatiran berbagai pihak akan konflik kepentingan tersebut.

Pengumuman tersebut dilakukan lewat empat pesan Twitter yang seluruhnya diterbitkan dalam waktu 20 menit. Dia mengatakan, tidak ada persayaratan hukum untuk melikuidasi aset-asetnya namun pada masa sebelumnya, Presiden AS menyingkirkan urusan bisnisnya.

Taipan properti ini diperkirakan Majalah Forbes memiliki kekayaan sebesar USD3,7 miliar atau sekira Rp50 triliun dengan lebih dari 500 perusahaan dalam kerajaan bisnisnya.

Dalam wawancara dengan koran New York Tomes beberapa waktu lalu, presiden yang akan resmi menjabat pada 20 Januari mendatang ini mengatakan, sedang mempertimbangkan untuk memisahkan dua tanggung jawabnya -bisnis dan kepresidenan- namun yakin bisa menjalankan keduanya 'dengan sempurna'.

Dia juga pernah menyatakan mungkin akan menyerahkan bisnis kepada ketiga anaknya yang dewasa -Ivanka, Eric, dan Donald Jr- yang saat ini memang sudah memegang jabatan dalam kerajaan bisnis Trump.

Sementara itu, mantan eksekutif perusahaan keuangan Goldman Sachs, Steven Mnuchin, sudah mengukuhkan dia ditunjuk sebagai Menteri Keuangan sedangkan miliuner Wilbur Ross menjabat Menteri Perdagangan.

(Tuty Ocktaviany)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement