Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Galangan Kapal Ingin Diperlakukan seperti di Batam

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2017 |10:10 WIB
Industri Galangan Kapal Ingin Diperlakukan seperti di Batam
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Industri galangan kapal berharap mendapat dukungan penuh dalam mengembangkan industri galangan kapal dalam negeri, mengingat masih banyak kendala yang dihadapi.

Ketua Umum Pelopor Maritim Indonesia Novirwan S Said mengatakan, masih banyak kendala dalam pembangunan industri perkapalan di Indonesia. Menurutnya, sangat diperlukan kebijakankebijakan pemerintah yang kondusif.

“Permasalahan yang tidak berubah, PPN dan bea masuk sampai sekarang masih tidak jelas. Masalah bea masuk ada ketidaksinkronan antara Kementerian Koordinator Ekonomi dan Kementerian Keuangan,” ujarnya di Jakarta akhir pekan lalu.

Novirwan melanjutkan, pengusaha juga meminta kesetaraan antarpelaku galangan kapal, misalnya penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi industri galangan kapal.

“Selama ini PPN hanya gratis bagi industri galangan kapal di Batam yang merupakan free trade zone . Kami minta ada kesetaraan perlakuan,” tuturnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement