MEDAN - Wacana menjual sebagian saham bandara Internasional Kualanamu oleh Kemenhub ternyata belum diketahui pihak manajemen bandara.
Menurut, Branch Communication And Legal Manager Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto pihaknya belum mengetahui wacana yang dibuat oleh Kemenhub.
"Sejauh ini belum ada informasi terkait wacana dimaksud," jelas Wisnu kepada Okezone.
Saat ditanya mengenai persiapan dan sistem kerja jika wacana tersebut jadi dilaksanakan, Wisnu menjelaskan hal tersebut adalah kewenangan menteri BUMN.
"Kami belum tahu persisnya, karena hal tersebut merupakan program dari Kementerian BUMN," pungkas Wisnu.
Sebelumnya diberitakan, pertemuan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) Joseph R Donovan sore membicarakan beberapa kerjasama bisnis. Salah satunya di bidang transportasi udara.
Selain itu, Menhub juga berencana menawarkan ke AS untuk bekerja sama dalam pengoperasian sejumlah bandara di Indonesia. Di antaranya Bandara Kualanamu di Medan, Sumatera Utara dan Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur. Hal ini agar memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat dengan penataan yang baik.
"Rencananya kita melepas sekian persen saham, pasti minoritas, investor akan memasukkan uang ke dalam perusahaan dan uang tersebut akan menjadi investasi untuk mengembangkan Kuala Namu dan Sepinggan," ungkap Budi di Kantor Kemenhub, Selasa.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.