BOGOR - Belum genap satu bulan jalur pedestrian atau trotoar dan jalur sepeda sepanjang 4 km yang dibangun di lingkar luar Kebun Raya Bogor dan Istana Bogor, masih banyak kekurangan.
Trotoar tersebut juga belum ramah bagi kaum penyandang cacat (disabilitas). Tergesa-gesanya proyek senilai Rp32 miliar itu berdampak buruk saat hujan mengguyur. Air meluap dari lubang saluran air/drainase jalur pedestrian hingga menggenangi Jalan Raya Otista. Kekurangan jalur pedestrian terhadap kaum disabilitas terpantau di Jalan Raya Ir H Juanda dan Jalak Harupat. Masih banyak tiang rambu, penerangan jalan umum (PJU), serta tong sampah berada di tengah jalur khusus pejalan kaki tersebut. Bahkan, jalur khusus dengan tanda garis kuning (yellow line ) letaknya persis dipasang di pinggir jalur pedestrian berbenturan dengan tempat sampah, PJU, serta rambu.
“Seharusnya penyediaan fasilitasumumyangjugadilengkapi untuk kaum disabilitas itu harus memudahkan, baik kemudahan saat digunakan maupun aksesnya,” ujar pengamat politik dan kebijakan publik Institut Pertanian Bogor (IPB) Yus Fitriadi kemarin. Menurut dia, keberadaan jalur pedestrian juga sudah seharusnya memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
“Karena fasilitas ini banyak digunakan publik setiap saat, sehingga harus terjamin keamanannya baik keamanan yang diakibatkan oleh kondisi fasilitas, keamanan dari orang tidak bertanggung jawab maupun keamanan dari kendaraan yang melintas,” ungkapnya. Selain tak nyaman bagi penyandang cacat, drainase yang dibangun di bawah fasilitas pejalan kaki di Jalan Otista juga buruk. Mulyana, 28, warga Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, mengatakan bahwa air mengalir deras dari lubang drainase sejak tiga hari lalu. Bahkan, dia nyaris terpeleset saat melintasi Jalan Otista.
Sekda Kota Bogor Ade Sarip mengakui hasil pekerjaan proyek jalur pedestrian dan jalur sepeda di lingkar KRB dan Istana Bogor kurang memuaskan. “Dua hari sebelum diresmikan, saya keliling melihat jalur pedestrian dan jalur sepeda ternyata masih ada beberapa titik harus dipoles dan diperbaiki lagi,” ujarnya. Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar melaporkan kepada wali kota Bogor atau dinas terkait ketidaknyamanan atau kerusakan dari jalur pedestrian yang baru seumur jagung itu.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.