Cari Modal, Bank Riau Kepri Rilis Surat Utang Rp1,5 Triliun

Agregasi Senin 20 Februari 2017 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 20 278 1623221 cari-modal-bank-riau-kepri-rilis-surat-utang-rp1-5-triliun-hkoZAdxHYO.jpg Ilustrasi penerbitan obligasi. (Foto: Okezone)

PEKANBARU – Dalam rangka perkuat modal, PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Riau Kepri akan menerbitkan obligasi atau surat utang sebesar Rp1,5 triliun pada 2017.

”Bank Riau-Kepri (BRK) perlu tambahan modal kerja agar bisa menjadi besar," kata Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari di Pekanbaru.

Irvandi Gustari menjelaskan, untuk tetap bisa mengalami pertumbuhan dan meningkatkan jumlah kredit BRK perlu melakukan terobosan ke depan untuk menambah modal kerja. Apalagi para pemegang saham selama ini yang sudah ikut bergabung tentunya berharap ini sebagai pendapatan tambahan bagi PAD daerah mereka.

Sementara untuk mencapai pertumbuhan yang diharapkan, BRK kini mengalami kendala dan tantangan. Seperti perubahan penempatan dana Pemda. Sebagai bank milik daerah dan rakyat, BRK saat ini tidak lagi bisa bergantung modal kerjanya dari dana milik pemerintah seperti yang dahulu terjadi.

Kata Irvandi, hal ini terjadi karena adanya perubahan pola penyaluran anggaran dari pusat yang bertahap. Dimana jika dulunya dana pemda yang menjadi sumber mencapai 82% ditempatkan utuh saat tahun anggaran di BRK, maka kini hanya tinggal 18%.

"Sekarang dana di BRK itu 82% non Pemda, sudah terbalik justru dana pemda makin mengecil hanya tinggal 18%. Kami harus hidup mandiri, melakukan perubahan pola fikir. BRK harus lakukan penguatan skala usaha modal dan SDM," ujarnya.

Penguatan modal juga, lanjutnya, diharapkan didapat dari tambahan dana dari pemegang saham masing-masing pemegang kabupaten dan provinsi.”Kami akan rapat lagi dengan pemegang saham, kami akan kaji sejauh mana tambahan modalnya dan berapa porsinya,"ungkapnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini