Pantauan Okezone, Kamis (23/2/2017), pada proyek fase pertama ini, telah diselesaikan pekerjaan pembuatan terowongan bawah tanah. Untuk menuju terowongan, perlu menuruni anak tanggal hingga 3 lantai di bawah permukaan tanah.
Menurut keterangan tertulis dari MRT Jakarta, di lokasi ini keempat bor yang digunakan untuk membangun terowongan telah bertemu, baik dari arah Patung Pemuda ke Setiabudi dan dari arah Bundaran HI ke Setiabudi. Keempat bor tersebut adalah Antareja, Antareja 2, Mustikabumi 1, dan Mustikabumi 2.
Bor Arttareja 1 dan 2 bekerja sejak September 2015 dari arah Patung Pemuda ke Setiabudi, sedangkan bor Mustikabumi 1 dart 2 dari arah Bundaran HI ke Setiabudi beroperasi sejak awal Maret 2016. Bor ini bekerja selama 24 jam, kecuali pada hari Minggu untuk perawatan.
Dengan kecepatan hampir 1 rotasi per menit, total panjang terowongan yang dikerjakan oleh bor-bor tersebut sekitar 1.400-2.600 meter, berdiameter setinggi 6,69 meter.