Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rampung 80%, Intip Megahnya Terowongan Bawah Tanah MRT Jakarta

Dedy Afrianto , Jurnalis-Kamis, 23 Februari 2017 |15:32 WIB
Rampung 80%, Intip Megahnya Terowongan Bawah Tanah MRT Jakarta
Foto: Biro Pers
A
A
A

Stasiun Setiabudi sendiri berada persis setelah Stasiun Dukuh Atas. Namun, keistimewaan justru dimiliki oleh stasiun Dukuh Atas. Stasiun ini menjadi lokasi transit bagi MRT, LRT, Transjakarta, dan KAI Commuter Jabodetabek. Dengan begitu, transportasi publik yang terintegrasi akan sangat dirasakan pengguna.

Selain itu, kawasan Sudirman juga akan akan menjadi kawasan ramah pejalan kaki dan difabel karena akses menuju pintu masuk MRT Jakarta memungkinkan pedestrian dibuat lebih lebar dengan alternatif tangga, eskalator, dan elevator. Sama seperti Stasiun Dukuh Atas, keseluruhan 13 stasiun MRT dilengkapi dengan fasilitas publik komersial.

Untuk diketahui, pada fase pertama, panjang jalur Lebak Bulus-Bundaran HI adalah 16 kilometer dan akan melayani 173.400 penumpang setiap hari melalui 16 set kereta: 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan. Total tempuh 30 menit dengan jarak antar kereta 5 menit sekali.

Fase kedua Bundaran HI-Ancol Timur sepanjang 13,5 kilometer rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2019 dan dapat beroperasi pada tahun 2021. Adapun fase ketiga, Cikarang-Balaraja sepanjang 87 kilometer akan mulai dibangun pada tahun 2020. Diharapkan pembangunan di fase ini akan selesai pada tahun 2024-2027.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement