JAKARTA - PT Bintraco Dharma melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Bintraco akan melepas 150 juta saham baru atau 10% dari total modal dengan nominal Rp1.750-Rp2.300 per saham.
"Hari ini kita melakukan public expose, kita menargetkan tanggal 30 Maret tercatat di Bursa Efek Indonesia," terang Direktur Utama Bintraco Sebastianus Harno Budi di Jakarta Rabu (1/3/2017).
Bintraco menargetkan dana segar yang terkumpul dari IPO ini pada kisaran Rp262,5 miliar hingga Rp345 miliar.
Nantinya, 33% dari dana yang terkumpul digunakan untuk belanja modal. Sedangkan 33% lainnya untuk pengembangan bisnis, dan sisanya untuk operasional perusahaan.
"Kita ada dua goals pertama untuk mempersiapkan generasi secara regional, kedua untuk mengejar pertumbuhan otomotif di Indonesia ini sangat luar biasa, besar sekali," tambahnya.
Bertindak sebagai penjamin efek PT Ciptadana Securities dan PT CIMB Securities. Sementara itu, pendapatan Bintraco per 30 September 2016 mencapai Rp4,98 triliun, dengan porsi 86,3% diperoleh dari kegiatan usaha automotif dan 13,7% dari kegiatan usaha pembiayaan kendaraan bermotor.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.