Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simpang Susun Semanggi Rampung Sebelum Target, Ini Rahasianya

Ulfa Arieza , Jurnalis-Kamis, 27 April 2017 |19:04 WIB
Simpang Susun Semanggi Rampung Sebelum Target, Ini Rahasianya
Ilustrasi: (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Pembangunan konstruksi proyek Simpang Susun Semanggi hampir rampung. Saat ini pengerjaan proyek Simpang Susun Semanggi sudah mencapai 74%. Proyek yang dimulai pada April 2016 tersebut, akan dilakukan uji coba pada Juli 2017.

Dengan demikian proyek yang digadang-gadang menjadi ikon kedua Kota Jakarta setelah Monas ini dapat beroperasi pada tanggal 17 Agustus. Realisasi ini lebih cepat diabndingkan target awal yaitu Oktober 2017.

Direktur PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) Sidiq Purnomo mengatakan bahwa kesuksesann proyek Simpang Susun Semanggi tidak lepas dari akurasi box girder dalam proses pembangunannya. Pihak Wika Beton dapat memperkecil nilai selisih ukuran atau disebut dengan toleransi.

“Bisa cepat salah satunya akurasi yang tinggi dari produk kami. Pengerjaan ini membutuhkan ketelitian yang tinggi dari sisi dimensi artinya toleransinya yang kecil itu bisa kita penuhi kan produk itu tidak mungkin seratus persen sama persis misalnya produk panjang 100 meter pasti ada selisihnya ada tolerasni namaya. Nah tolerasi yang kecil itu bisa kita penuhi untuk membentuk lengkung yang sperti itu kita tidak bisa sembarangan produksi,” terangnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (27/4/2017).

 

Disamping itu, WIKA Beton juga meningkatkan kapasitas produksi bbox girder menjadi tiga kali lipat dengan menambah cetakan beton.

“Per hari satu cetakan satu box, kita menggunakan tiga cetakan sehingga kita menghasilkan tiga box. Bisa dipercepat satu bulan karena ada penambahan fasilitas yang kami lakukan. Proyek ini panjangnya kurang lebih ada 1,6 kilometer dan membutuhkan 300 box,” terangnya.

Proyek ini ditangani oleh kerjasama WIKA Beton di sisi instalasi dan PT Waskita Karya (WIKA) dari segi konstruksi.

“Kalau produksi itu dari WIKA Beton kalau instalasi dari konstruksinya WIKA holding,” tambahnya.

Proyek ini menelan biaya hingga Rp345,067 miliar. Kehadiran Simpang Susun Semanggi diharapkan mampu mengurai kemacetan hingga 40% di kawasan Semanggi.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement