nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tuntut Hapus Outsourcing, Pengusaha: Itu Praktik Umum di Setiap Negara

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 01 Mei 2017 20:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 05 01 320 1680685 tuntut-hapus-outsourcing-pengusaha-itu-praktik-umum-di-setiap-negara-f64y1yW3cr.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Sekira 200.000 buruh berkumpul di Jakarta menyuarakan tuntutan mereka pada hari ini, yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Berbagai tuntutan yang selama ini dirasa tidak sesuai dengan kesejahteraan dan keadilan bagi buruh disampaikan kepada Pemerintah. Para buruh menuntut adanya penghapusan outsourcing dan pemagangan. Pasalnya, penggunaan outsourcing makin masif di perusahaan swasta.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai program pemagangan yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi makin memperparah hilangnya perlindungan bagi buruh.

Tuntutan tersebut ditanggapi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia. Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sanny Iskandar mengatakan bahwa praktek outsourcing bukanlah hal yang baru dalam dunia kerja.

Banyak negara yang telah menerapkan sistem outsourcing, dan terbukti bahwa sistem outsourcing mampu mengatasi permasalahan tenaga kerja. Sanny juga mengatakan bahwa sistem pengupahan terhadap tenaga outsourcing telah memenuhi standar yang berlaku.

“Praktik yang sudah sangat umum diterapkan di semua negara. Yang penting ketentuan tentang pengupahan, jaminan sosial dan tunjangan dijalankan,” terangnya saat dihubungi Okezone, Senin (1/5/2017).

Sementara terkait dengan tuntutan, revisi jaminan sosial, Sanny mengatakan bahwa pihak perusahaan terus berusaha memenuhi tuntutan tersebut. Pasalnya, untuk dapat memenuhi tuntutan jaminan sosial memerlukan proses yang tidak singkat, serta koordinasi dengan berbagai pihak. Akan tetapi, pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki jaminan para buruh.

“Memang harus terus kita upayakan, khususnya yang sudah diatur dalam regulasi,” tambahnya.

Para buruh menuntut jaminan kesehatan gratis seluruh rakyat dan jaminan pensiun sama dengan PNS/TNI/Polri. Selama ini, jaminan pensiun buruh dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbeda. Padahal nilai iuran pensiun buruh sama dengan pegawai negeri. Tetapi ketika pensiun PNS mendapatkan dana pensiun minimal 60% dari gaji terakhir, sedangkan yang didapat buruh hanya sekitar Rp300 ribu.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini