Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Membaca Bahasa Tubuh dalam Etika Bisnis

Agregasi Qerja.com , Jurnalis-Rabu, 14 Juni 2017 |13:37 WIB
Begini Membaca Bahasa Tubuh dalam Etika Bisnis
Ilustrasi (Foto: Flickr)
A
A
A

Ada perbedaan antara melihat dan menatap. Jadi, saat berbicara, Anda harus tetap mengalihkan pandangan beberapa kali. Kebanyakan pelaku bisnis menyarankan kalau Anda tidak bisa terlalu lama menatap mata, maka fokuskan pandangan pada hidung atau mulut. Hal ini bisa membuat Anda tetap terikat pembicaraan, dan lawan bicara tak merasa diabaikan. Intinya, Anda harus tetap berusaha menjaga konsistensi pandangan selama terliba pembicaraan. Setidaknya mata Anda harus menatap lawan bicara selama 60 persen dari lama waktu obrolan.

Sebaliknya, Anda juga bisa menilai bahasa tubuh lawan bicara. Jika dia tidak menatap Anda, maka indikasinya lawan bicara tidak berkata jujur atau menyembunyikan sesuatu.

Ekspresi wajah

Tersenyum tidak membutuhkan banyak tenaga. Anda hanya harus menggerakkan sedikit otot untuk tersenyum. Senyuman adalah cara positif untuk mengirim pesan yang tepat di segala aspek kehidupan. Jadi, sebaiknya Anda menampilkan senyum terbaik saat berbicara dengan atasan, rekan kerja, atau relasi bisnis.

Sebaliknya, gerakan bibir yang salah juga akan mengirimkan pesan yang tidak baik. Jika Anda menarik bibir ke salah satu sisi, maka Anda akan terlihat berpikir keras tentang apa yang akan diucapkan. Lawan bicara juga bisa menganggap Anda menyembunyikan sesuatu.

Kepala

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement