Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

19,88% Saham MAP Boga Adiperkasa 'Di-Booking' Perusahaan Singapura

Trio Hamdani , Jurnalis-Rabu, 21 Juni 2017 |15:07 WIB
19,88% Saham MAP Boga Adiperkasa 'Di-<i>Booking</i>' Perusahaan Singapura
Ilustrasi pasar modal. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Diperkirakan, total dana yang dihimpun perseroan melalui initial public offering (IPO) ini sebesar Rp37,25 miliar.

Direktur MAPB Fetty Kwartati menyebutkan, perseroan melepas saham sebesar 20,9% ke publik dan 19,88% diserap perusahaan yang terafiliasi dengan General Atlantic (GA) yakni GA Robusta F&B Company Pte Ltd (GAR). Langkah ini, dilakukan sebagai konversi surat utang menjadi kepemilikan saham.

"Saham yang ditawarkan ke publik itu 20,9% secara total, termasuk konversi bonds General Atlantic sebesar 19,9%. Floatingnya 20,9% karena GA dihitung sebagai publik," kata Fetty di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Menurutnya, GA memiliki peluang menambah kepemilikan saham pemilik Starbuck ini. Sebab, GA merupakan investor zero coupon bond milik MAPB yang diterbitkan pada November 2016 dengan nilai investasi Rp1,08 triliun.

Berdasarkan perjanjian, GA yang merupakan afiliasi perusahaan investasi General Atlantic Singapore Fund Pte Ltd., GA Robusta memiliki opsi untuk mengonversi obligasi itu menjadi saham MAPB sebesar 30%. "Sekarang yang sudah di-convert 19,9% jadi dia masih ada dalam bentuk bond dan opsi untuk konversi saham sebesar 10%," ujar Fetty.

"Yang 10% sisanya dalam bonds dan opsi itu pasti akan dikonversi tetapi nanti melalui rights issue dalam empat sampai lima tahun. Skemanya dari awal memang konversinya bisa dilakukan pada saat IPO itu sudah direncanakan. Sisanya empat sampai lima tahun," pungkas Fetty.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement