Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CEO Starbucks Pro LGBT, Saham MAP Boga Tergelincir 2,2%

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2017 |13:40 WIB
CEO Starbucks Pro LGBT, Saham MAP Boga Tergelincir 2,2%
Ilustrasi Starbuck. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pernyataan dari CEO Starbucks Howard Schultz nampaknya menimbulkan cukup banyak masalah di beberapa daerah, termasuk Indonesia. Pasalnya, dia menyatakan dukungan pada kaum lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) dan bagi yang tidak sesuai, bisa mengundurkan diri.

Komisi Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun menanggapi miring ucapan tersebut. Pasalnya, pernyataan tersebut secara tidak langsung telah menekan investornya yang kemungkinan bersebrangan dengan sikapnya.

Pemilik Starbuck di Indonesia, PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) pun mengalami penurunan harga saham 70 poin atau 2,22% menjadi Rp3.080, dengan volume perdagangan sebesar 715,6 ribu saham diperdagangkan. Sementara saham induk usahanya, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 50 poin atau 0,74% menjadi Rp6.850.

Saham MAPB bergerak anomali, di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali mencetak rekor dengan kenaikan sebesar 33,06 poin atau 0,56% ke 5.862. IHSG ditutup dengan 171 saham menguat, 138 saham menurun, dan 96 saham tak bergerak.

Sekadar informasi, perusahaan kopi dan jaringan kedai kopi Starbucks melalui pemimpin dan CEO-nya, Howard Schultz, secara terang-terangan telah memberikan dukungannya terhadap LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Jaringan kedai kopi yang sudah memiliki gerai di Indonesia ini menyampaikan sikapnya yang terbuka bagi gerakan LGBT sebagai bentuk dukungan terhadap Mahkamah Agung AS yang secara resmi melegalkan pernikahan sesama jenis pada 2013 lalu.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement