Image

Masa Transisi, Hasil Tangkapan Ikan Turun

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017, 14:37 WIB
https img okeinfo net content 2017 06 21 320 1721682 masa transisi hasil tangkapan ikan turun YfV5s0cJBM JPG Ilustrasi: reuters

JEPARA – Hasil tangkapan ikan para nelayan di Kabupaten Jepara mengalami penurunan, meskipun cuaca laut cukup mendukung untuk aktivitas melaut.

“Cuaca laut memang terang, namun hasil tangkapan hari ini justru sangat sedikit karena hanya memperoleh tiga drum plastik berukuran sedang,” kata salah seorang nelayan asal Rembang Badrun saat ditemui usai menjual ikannya di tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu, Jepara.

Dia menduga, sulitnya mencari ikan karena saat ini sedang masa transisi, antara musim baratan dengan musim timuran, sehingga arus bawah laut cukup kencang. Akibatnya, lanjut dia, ikan susah ditangkap karena arus bawah laut tidak tenang. Hasil tangkapan ikan kemarin, kata dia, memang menurun dibandingkan hasil tangkapan ikan sebelumnya karena bisa mencapai sepuluh drum.

Selain hasil tangkapan yang menurun, lanjut Badrun, harga jual ikan juga turut menurun karena beberapa perusahaan yang menampung hasil tangkapan nelayan mulai libur Lebaran. “Kemarin, hanya mendapatkan uang Rp600.000 untuk dibagi dengan anak buah kapal (ABK),” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan nelayan lainnya, Kamerun. Dia mengakui, hasil tangkapan kemarin memang menurun, karena semula bisa mendapatkan tujuh drum, kini hanya tiga drum. Jumlah tersebut, kata dia, tentu kurang menyenangkan, karena hasil lelangnya hanya mendapatkan uang sebesar Rp800.000 untuk dibagi dengan enam orang. “Pendapatan tersebut, belum dikurangi pembelian solar sebanyak 90 liter,” ujarnya.

Karena hasilnya kurang memuaskan dan harga jual ikan juga menurun, dia memutuskan, mulai Rabu (20/6/2017) berhenti melaut hingga selesai Lebaran. Dia berharap, selesai Lebaran harga jual ikan kembali naik, sehingga ketika hasil tangkapan nelayan sedikit sekalipun, hasil lelangnya masih tetap tinggi. Muryati, salah seorang pemborong ikan di TPI Ujung Batu mengakui, harga jual ikan hasil tangkapan nelayan memang menurun.

Dia mencontohkan, ikan jenis juwi yang awalnya dijual Rp3.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp2.800/kg dan ikan pirik dijual Rp2.500 per kg dari harga jual sebelumnya Rp2.800 per kg. Berdasarkan pantauan di TPI Ujungbatu, aktivitas jual beli ikan masih tetap ramai, meskipun sebagian nelayan tidak melaut karena harga jual ikan mengalami penurunan.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini