PANGKALPINANG - Pedagang sayur-mayur di sejumlah pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengaku kesulitan menambah stok. Salah satu penyebabnya adalah bongkar muat barang di pelabuhan belum beraktivitas hingga H+3 Idul Fitri 1438 Hijriah.
"Saat ini harga cabai, bawang, tomat, kentang, wortel, dan lainnya naik karena stok terbatas," kata Surtinah, salah seorang pedagang sayur-mayur di Pangkalpinang, Kamis (29/6/2017).
Dia menjelaskan, saat ini harga bawang merah naik menjadi Rp55.000 dibandingkan dari sebelum Lebaran Rp30.000 per kg. Sementara itu, harga bawang putih naik mencapai Rp60.000 dari Rp35.000 per kg. Adapun harga cabai merah besar mencapai Rp50.000 dari sebelumnya Rp36.000 per kg.
Sementara itu, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp70.000 dari Rp45.000 per kg, cabai kecil hijau Rp55.000 dari sebelumnya Rp40.000 per kg, kentang naik menjadi Rp15.000 dari Rp8.000 per kg, dan wortel menjadi Rp20.000 dari sebelumnya Rp9.000 per kg.
"Kami sudah berapa kali ke agen distributor untuk menambah stok, namun barang di gudang distributor juga lagi kosong karena belum mendapat pasokan dari daerah sentra produksi di Pulau Jawa dan Sumatera," katanya.
Senada, pedagang sayur mayur lainnya, Suryanto, mengaku sulit untuk menetapkan harga, karena barang dagangnya merupakan stok menjelang Lebaran. "Kondisi cabai, bawang merah sudah mulai membusuk, karena belum mendapatkan stok baru," katanya.
Sementara Yanti salah seorang ibu rumah tangga mengaku terpaksa membeli cabai yang mulai membusuk dengan harga tinggi karena pedagang belum mendapatkan pasokan baru. "Mau gimana lagi terpaksa membeli cabai busuk untuk menu masakan keluarga," ujarnya. (ded)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.