Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sebelumnya Rugi, Berlian Laju Tanker Kini Catat Laba USD1,5 Juta

Trio Hamdani , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2017 |18:34 WIB
Sebelumnya Rugi, Berlian Laju Tanker Kini Catat Laba USD1,5 Juta
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) membukukan laba bersih perseroan pada kuartal 1-2017 sebesar USD1,5 juta. Sementara, pada kuartal yang sama pada 2016 perseroan merugi sebesar USD4,6 juta.

Adapun pendapatan tumbuh sebesar 110% dibandingkan kuartal 1-2016. Pada kuartal pertama tahun ini, BLTA mencatatkan pendapatan senilai USD5,4 juta, sementara di kuartal yang sama tahun sebelumnya tercatat pendapatan yang diraih sebesar USD2,6 juta.

Direktur Utama BLTA Siana Anggraeni Surya mengatakan, prospek bisnis kapal pengangkut minyak tahun ini tidak begitu stabil. Masih terjadi pasang surut pada bisnis kargo perkapalan.

"Naik turun ya. Naik turun karena market sekarang kan tidak stabil. Month to month berubah drastis. Apalagi sekarang kalau harga minyaknya naik bagus, kalau harga minyaknya turun teler," katanya saat ditemui di Jakarta, Jumat (7/6/2017).

Akan tetapi dia mengakui faktor yang memengaruhi bisnis kapal pengangkut minyak sudah tumbuh dengan cukup baik. Pihaknya pun saat ini menerapkan sistem sewa dengan time charter sehingga dampak positif dari membaiknya faktor yang memengaruhi bisnis kapal pengangkutnya tak begitu dirasa.

"Iya lebih bagus tapi sekarang kapal kita banyak time charter dulu. Karena time charter itu kan penghasilan stabil ya. Jadi market naik atau turun udah terjangkau. Sekarang kapal kita meskipun 8 tapi kebanyakan kita masukkan time charter," lanjutnya.

Artinya dengan sistem sewa yang saat ini diterapkan oleh ABMM, yakni time charter tak begitu terpengaruh oleh membaiknya tren bisnis kargo kapal. "Jadi ada kargo tidak ada kargo itu dibayar oleh carterer itu," tambahnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement