Namun, yang namanya rezeki dari berdagang diakuinya sulit diprediksi. Tak ada hitungan-hitungan pasti kapan ramai pengunjung dan kapan sepi pengunjung. Yang biasanya pada Minggu, pengunjung banyak yang datang pun diakuinya kadang bisa sepi.
"Jadi biasa kadang ramai, kadang minggu bisa sepi juga. Senin paling sepi," papar Dede sambil sesekali menatap barang dagangannya yang mayoritas adalah lampu senter hingga remot TV dan remot AC.
Lebih disayangkannya, Lebaran kemarin Pasar Glodok tidak terkena imbas positif layaknya pusat-pusat perbelanjaan lain yang menjual kebutuhan sehari-hari hingga pakaian. "Lebaran kemarin sama sekali enggak ada pengaruh," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.