nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TIPS KARIER: Mengenal Karakteristik Generasi Z, Mereka 'Haus' Uang

Ulfa Arieza, Jurnalis · Sabtu 12 Agustus 2017 23:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 12 320 1754834 tips-karier-mengenal-karakteristik-generasi-z-mereka-haus-uang-yTVbCwyInL.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Millennial menjadi berbicara di dunia bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan artikel yang ditulis berusaha untuk mengeksplorasi kebutuhan mereka serta memberi pemahaman bagi manajer untuk menghadapi pekerja dari generasi ini.

Seiring banyaknya millennial menyelesaikan kuliah dan mulai memetakan karier mereka, sudah waktunya bagi manajer untuk mempersiapkan diri berhadapan dengan generasi baru, yang lebih besar dan lebih kompleks.

Generasi Z terdiri dari orang-orang yang lahir antara 1996-2010. Banyak di antara remaja generasi Z sekarang memasuki masa akhir tahun bangku kuliah. Penelitian menunjukkan bahwa keinginan mereka sangat unik, berbeda dari pendahulunya, generasi milenium.

Untuk mempersiapkan diri dari dampak gelombang pekerja millennial, manajer harus memahami kualitas, kebutuhan, dan keinginan dari generasi Z.

1. Mereka adalah pengguna teknologi yang cerdas

Anggota generasi Z tidak mengenal dunia tanpa smartphone atau media sosial. Ketika iPhone dirilis pada 2007, anggota tertua dari generasi ini baru berusia 11 tahun dan anggota bungsu belum dilahirkan. Mereka mengetahui semua seluk-beluk teknologi. Bahkan, kemampuan teknologi mereka seakan bawaan dari lahir

2. Mereka menyukai privasi

Ketika platform seperti Facebook dan Twitter pertama kali keluar, millennial dan generasi yang lebih tua menggunakannya tanpa memikirkan dampak. Seiring waktu, mereka menyadari bahwa mengumbar hidup di mata publik dapat dengan mudah menghantui mereka. Generasi Z telah belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan memilih platform yang lebih bersifat privasi dan tidak permanen.

3. Mereka independen

Generasi Z dikenal lebih mandiri daripada generasi sebelumnya. Mereka tidak menunggu orangtua untuk mengajari hal-hal atau memberi tahu mereka bagaimana membuat keputusan. Apabila diterjemahkan ke tempat kerja, generasi ini berkembang untuk memilih bekerja dan belajar sendiri.

4. Mereka beragam

Tanpa diragukan lagi, generasi Z akan menjadi generasi yang paling beragam yang memasuki lapangan kerja dalam sejarah Amerika Serikat. Mereka terdiri dari berbagai bagian dari kelompok ras atau etnis minoritas. Mereka juga dibesarkan untuk lebih menerima dan menghormati lingkungan dibanding generasi orang-orang sebelumnya.

5. Mereka peduli tentang uang

Generasi Z menempatkan uang dan pekerjaan dalam daftar prioritas. Tentu saja, mereka ingin membuat perbedaan, tetapi hidup dan berkembang adalah lebih penting.

6. Mereka perlu konektivitas

Generasi Z benar-benar generasi pertama dunia digital. Smartphone dan media sosial tidak dilihat sebagai perangkat dan platform, tapi lebih pada cara hidup. Kedengarannya gila, tapi beberapa penelitian mendukung klaim ini. Sebuah studi oleh Goldman Sachs menemukan bahwa hampir setengah dari Gen Zers terhubung secara online selama 10 jam sehari atau lebih. Studi lain menemukan bahwa seperlima dari Z Gen mengalami gejala negatif ketika dijauhkan dari perangkat smartphone mereka.

7. Mereka bergerak cepat

Cepat merasa puas diri bukanlah sebuah kata yang mencerminkan generasi Z. Sebanyak 75% dari Gen Z bahkan tertarik untuk memegang beberapa posisi sekaligus dalam sebuah perusahaan, jika itu bisa mempercepat karier mereka.

Kesimpulan

Suka atau tidak, gelombang generasi Z akan mulai memasuki dunia kerja selama lima tahun ke depan. Seperti generasi milenium yang datang sebelumnya, Gen Z akan membawa sifat yang sama sekali berbeda, baik dari kualitas, kebutuhan, dan keinginan. Manajer harus mulai mempersiapkan ketika generasi Z melanjutkan pertumbuhan perusahaan mereka di tahun-tahun yang akan datang.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini