JAKARTA - MNC Group memiliki mimpi yang ambisius lewat anak usahanya yang bergerak di bidang properti dengan nama PT MNC Land Tbk (KPIG). Mimpi tersebut diharapkan dapat dicapai melalui proyek Smart City Tangerang.
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo sendiri mengatakan bahwa proyek Smart City yang menjadi proyek MNC Land masih dalam tahap pembebasan lahan. Selain itu, kawasan dibangunnya Smart City juga terbilang strategis dari segi akses.
Baca juga: Berkonsep Mixed Use, Hary Tanoe: Park Hyatt Hotel Rampung Maret 2018
"Di Tangerang, kami membangun MNC Smart City. Masih dalam tahap pembebasan (lahan), di situ nanti jalan tolnya lewat situ, Tol Tigaraksa," kata Hary di Gedung MNC Financial Center, Jakarta, Senin (14/8/2017).
Kata Hary, kawasan Smart City yang bakal dibangun ketika pembebasan lahan sudah sesuai, bukan sekadar namanya saja yang Smart City. Nantinya, seluruh kegiatan di sana mengedepankan unsur-unsur digital.
Baca juga: MNC Land Pastikan Theme Park Lido Rampung 2018
"Di situ kawasannya luas. Jadi Smart City bukan broadband saja, tapi smart itu smart wish management, smart traffic management semua yang sifatnya digital base," paparnya lebih lanjut.
Dengan demikian, dirinya berharap pembangunan Smart City di Tangerang dapat memiliki konsep yang menonjol dari sisi digital. Bahkan, dia bertekad kawasan itu bisa menjadi Silicon Valley-nya Indonesia. Silicon Valley sendiri merupakan julukan bagi daerah selatan dari San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat.
Julukan ini diraih karena daerah tersebut memiliki banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang komputer dan semikonduktor. Daerahnya termasuk San Jose, Santa Clara, Sunnyvale, Palo Alto, dan lain sebagainya.
Baca juga: MNC Land Jadikan Lido sebagai Pilot Project Smart City
Perusahaan-perusahaan yang sekarang menghuni Lembah Silicon, antara lain adalah Adobe Systems, Apple Computer, Cisco Systems, eBay, Google, Hewlett-Packard, Intel, dan Yahoo!.
"Kita ingin jadi pusat percontohan. Kalau bisa Silicon Valley-nya Indonesia di situ. Mudah-mudahan kalau sudah dapat size yang lumayan baru kita lakukan pembangunan," tandasnya.
(Rizkie Fauzian)