nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca Rudal Korut, Gubernur BI: Tidak Baik untuk Stabilitas Sistem Keuangan Dunia

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 31 Agustus 2017 11:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 31 320 1766768 pasca-rudal-korut-gubernur-bi-tidak-baik-untuk-stabilitas-sistem-keuangan-dunia-NWJNDYXkjj.jpg Foto: Trio Hamdani/Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyayangkan sikap yang diambil Korea Utara (Korut) dengan menembakkan rudal ke Samudera Pasifik atau di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang. Menurut BI hal tersebut bisa mengganggu stabilitas dunia.

Gubernur BI Agus Martowardojo melihat bahwa situasi yang terjadi di Semenanjung Korea saat ini tengah menjadi perhatian. Banyak negara yang mencermati situasi yang kini terjadi. Dikhawatirkan, situasi yang di sulut Korut semakin memanas.

Baca juga: Di Tengah Isu Rudal Korea Utara, Wall Street Berhasil Menguat

"Terakhir kondisi Semenanjung Korea betul-betul menjadi perhatian dan ini sesuatu yang memang sebaiknya jangan sampai jadi kondisi yang menegangkan karena tidak akan baik untuk jaga stabilitas keamanan dunia maupun sistem-sistem keuangan dunia," jelas Agus di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Namun, untungnya, hingga saat ini dampak negatif yang diakibatkan dari meluncurkan rudal milik Korea Utara belum terlihat, khususnya di Indonesia. Dinilai Agus, Indonesia masih mampu menjaga kondisi makro ekonominya di posisi yang wajar.

Baca juga: Pasca-Rudal Korea Utara, Wall Street Dibuka Tak Banyak Bergerak

"Indonesia sejauh ini nilai tukar kita terjaga, inflasi terjaga, dan kita juga seperti disampaikan presiden, optimisme ini harus betul-betul dibangun, karena makro ekonomi kita dalam keadaan baik ya," lanjut Agus.

Terjaganya kondisi makro ekonomi Indonesia pun menurut Agus mesti disadari oleh pelaku usaha. Dengan situasi ekonomi negara yang stabil, maka hal itu perlu dijadikan momentum bagi pelaku pasar mengembang usahanya.

Baca juga: Rudal Korea Utara Guncang Pasar Saham AS, Dow Jones Turun 100 Poin

"Ini harus menjadi pesan untuk dunia usaha untuk betul-betul melakukan kegiatan usahanya secara lebih ekspansif," tandasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini