JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sedang mengembangkan kawasan pembangunan kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) menjadi hunian apartemen yang akan memudahkan masyarakat. Hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) ini salah satunya diberi nama LRT City Jaticempaka, Bekasi.
Project Manager Property LRT City Jaticempaka Ibnu Mahmud Junaidi mengatakan proses pemasaran sudah di lakukan sejak Juli dan direncanakan groundbreaking di Oktober mendatang.
Baca juga: Maksimalkan Penggunaan Angkutan Massal, Alasan Adhi Karya Bangun Hunian di Kawasan LRT
Menurutnya, bagi masyarakat yang berminat bisa langsung melakukan tanda jadi (booking fee) yang tidak mahal untuk hunian di kawasan strategis yakni Rp10 juta.
"Kalau saat Nomor Urut Pemesanan (NUP) kemarin untuk peminat perlu uang Rp3 juta, nanti untuk booking fee sebesar Rp10 juta," ungkapnya di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).
Baca juga: Anggarkan Rp1,9 Triliun, Adhi Karya Bangun Hunian di Kawasan LRT Jabodebek
Lanjut Ibnu, setelah membayarkan tanda jadi, pemesan bisa langsung memilih unit apartemen yang diinginkan dan yang sesuai dengan kebutuhannya. Pihaknya menyediakan pilihan dari 529 unit yang dimiliki di tahap pertama.
Baca juga: Adhi Karya Incar Bangun Real Estat di Sekitar Proyek LRT
"Jadi kalau booking sudah bisa langsung memilih unitnya. Masih ada beberapa yang tersisa. Tahap pertama itu 529 unit yaitu pembangunan tahap 1 terdiri dari 20 ruko, mall 4 lantai dan 2 tower apartemen, yaitu Tower Accordion dan Tower Bandoneon," tukasnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.