Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tujuan Favorit! Kemenkeu Baru Terima 9.026 Lamaran CPNS

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 13 September 2017 |10:57 WIB
Tujuan Favorit! Kemenkeu Baru Terima 9.026 Lamaran CPNS
Seleksi CPNS. (Foto: ANT)
A
A
A

JAKARTA - Antusiasme masyarakat mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) terlihat pada beberapa hari ini. Jumlah pelamar CPNS yang sudah mendaftarkan diri tercatat mencapai 92.963 orang.

Pendaftaran CPNS tahap kedua ini akan berlangsung selama dua pekan, yakni 11–25 September 2017. Sebanyak 61 instansi membuka lowongan pegawai pada tahap kedua ini dengan total formasi sebanyak 17.928.

Adapun instansi pemerintah lainnya yang menjadi tujuan favorit masyarakat untuk menjadi CPNS, di antaranya adalah:

a. Kementerian Keuangan (9.026 pendaftar untuk 2.880 formasi);

b. Kementerian Perhubungan (6.852 pendaftar untuk 393 formasi);

c. Kejaksaan Agung (6.238 pendaftar untuk 1.000 formasi);

d. Kementerian Sosial (3.978 pendaftar untuk 160 formasi);

e. Kementerian Pertanian (3.855 pendaftar untuk 475 formasi); dan

f. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2.613 pendaftar untuk 1.000 formasi).

Baca juga: Kemenkeu Tambah 4.000 Pegawai di 2018, Paling Banyak untuk Ditjen Pajak

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan PNS yang ada saat ini masih minus, yakni jumlah yang direkrut masih lebih sedikit dibanding jumlah yang pensiun.

Sementara itu, berdasarkan SKD CPNS Kemenkumham menunjukkan kesenjangan sumber daya manusia (SDM) antardaerah. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan pada hari pertama SKD kemarin hasil yang dicapai peserta bervariasi antardaerah. Terlihat jelas bahwa tingkat kelulusan masih didominasi peserta dari Pulau Jawa.

Seperti diketahui, SKD yang digelar menggunakan sistem computer assisted test (CAT) milik BKN. Dengan sistem ini, langsung diketahui siapa saja peserta yang akan lolos ke tahap berikutnya. Yasonna mengatakan, kesenjangan yang ditunjukkan dari SKD CPNS Kemenkumham dapat menjadi bahan evaluasi untuk seleksi CPNS berikutnya.

Baca juga: Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenkumham, BKN: Macet Bukan Alasan!

Selain itu, juga bisa untuk evaluasi bagi sistem pendidikan yang ada saat ini. Hasil tersebut menurut dia sekaligus menunjukkan pendidikan di daerah lain dan di Jawa tidaklah sama.

Pada hari pertama menunjukkan tingkat kelulusan masih kecil, namun Yasonna tetap optimistis banyak peserta yang akan lolos ke tahap berikutnya, meski tidak akan merata dan didominasi peserta dari Pulau Jawa. “Maksimal yang diterima tiga kali dari formasi. Dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta masih banyak, bisa kita pindah ke daerah.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement