Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Tahun Lagi, PLN Targetkan Listrik dari Energi Baru Terbarukan 7.000 Mw

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 13 September 2017 |14:03 WIB
10 Tahun Lagi, PLN Targetkan Listrik dari Energi Baru Terbarukan 7.000 Mw
(Foto: Koran SINDO)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) menargetkan listrik 7.000 megawatt (mw) yang berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam 10 tahun ke depan. Saat ini kapasitas terpasang perseroan untuk pembangkit EBT sebesar 1.750 mw.

Guna merealisasikan target sumber EBT itu, PLN mendapat penugasan pemerintah untuk melakukan eksplorasi di 6 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP). Dalam kegiatan itu, PLN pun akan didampingi PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai penyedia dana eksplorasinya.

Baca Juga: Potensi Listrik Panas Bumi di Sarulla hingga 1.000 Mw, Menteri Jonan: Salah Satu Terbesar di Dunia

Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN Nicke Widyawati mengatakan, bersama Sarana Multi Infrastruktur (SMI), PLN akan melakukan eksplorasi untuk yang pertama dikerjasamakan yakni 6 WKP. Tapi ke depan akan ada 8 WKP lagi yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangan EBT.

"Potensi yang akan dikerjasamakan yaitu 6 WKP yang sudah mendapat penugasan dan SK-nya sudah diterima. Potensi baru yang akan tergarap 14 WKP (tambah 8 WKP), tapi SK-nya belum kami terima,"ujarnya, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga: Menteri Jonan Siap Mati-matian Capai Target Energi Baru Terbarukan 23% di 2025

Menurut Nicke, dengan dikerjakannya6 WKP dan nantinya ada 8 WKP lainnya maka kapasitas terpasang listrik PLN akan bertambah. Saat ini secara total ada 1.750 mw kapasitas terpasang untuk EBT.

"Dalam tambahan 10 tahun ke depan, kita ingin menambah 6.700-7.000 mw. Jadi segitu target kita dengan penugasan 6-14 WKP," tuturnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement