Image

Sinergi Mentan Amran hingga Menteri Rini, Pemerintah Sepakat Bentuk Korporasi Petani

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 September 2017, 16:19 WIB
https img okeinfo net content 2017 09 13 320 1775129 sinergi mentan amran hingga menteri rini pemerintah sepakat bentuk korporasi petani F4xrk87o73 jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno hari ini menggelar pertemuan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Kantornya. Dalam pertemuan tersebut ketiganya bersepakat akan bersinergi untuk memperkuat kelompok para petani di Indonesia.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan sinergi ini dilakukan untuk menampung para petani yang jumlahnya sangat besar dengan membentuk koorporasi petani. Dengan dibentuknya korporasi petani tentunya hal ini bisa memperkuat kelompok petani yang ada di Indonesia.

Baca juga: Diterapkan Tahun Depan, Bagaimana Pembiayaan Program Bisnis Bagi Petani?

Nantinya lanjut Amran, pemerintah akan menyiapkan sebanyak 25 kelompok petani yang merupakan gabungan antara dua pihak. Yakni dari kelompok petani dan perusahaan BUMN.

"Iya (korporasi) petani. Jadi sebenarnya kelompok petani besar, dari kelompok tani nanti dikorporasikan. Jadi ini kaya kelompok petani besar. Kelembagaannya Diperkuat," ujarnya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta , Rabu (13/9/2017).

Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan, Jokowi Bakal Bentuk Korporasi Petani hingga Nelayan

Menurut Amran, dengan adanya korporasi ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan para petani. Pasalnya biaya pengelolaan petani bisa turun hingga 40%.

"Kalau koorporasi ini berjalan bisa buat benih sendiri, bisa olah tanah sendiri, lalu biaya pengolahan bisa turun 40%. Biaya tanam turun 40% karena kita gunakan mekanisasi. Kemudian mekanisasi dikelola dengan manager handal," jelasnya.

Untuk membantu program tersebut lanjut Amran, nantinya pihaknya akan memberikan bantuan sebanyak 4.000 alat dan mesin pertanian. Bantuan tersebut akan diberikan secara gratis.

Baca juga: Pangan Jadi 'Panglima', Jokowi: Tanpa Logistik Negara Akan Mudah Dikalahkan

"Iya gratis tapi nanti kita sinergi antara desa dan BUMN perdagangan juga. Sangat bagus ini, petani dapat dari margin penjualan tidak hanya produksi saja," tuturnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini