nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat! Barang Elektronik Harus Dilaporkan ke SPT Tahunan, Termasuk iPhone X

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 15 September 2017 17:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 09 15 20 1776793 catat-barang-elektronik-harus-dilaporkan-ke-spt-tahunan-termasuk-iphone-x-wAW1CdV99c.jpg Foto Twitter

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan tampaknya tidak ingin ketinggalan dalam aksi Apple Inc yang telah meluncurkan generasi terbaru yakni iPhone 8, iPhone 8 Plus dan iPhone X untuk memperingati 10 tahun iPhone pertama kali diluncurkan.

Ditjen Pajak mengimbau dan mengingatkan masyarakat atau wajib pajak (WP) untuk melaporkan setiap harta yang dimiliki, termasuk smartphone ke kolom harta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Apalagi, harga smartphone ini terbilang mahal, bahkan ada yang sebanding harga motor yakni sebesar Rp15 juta.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan pada dasarnya, SPT Tahunan WP Orang Pribadi digunakan untuk melaporkan dua hal, yaitu Penghasilan beserta pajak (PPh) nya, dan Harta.

"Keseluruhan harta termasuk handphone yang dibeli dari penghasilan yang telah dibayar pajaknya tersebut wajib dilaporkan dalam (Lampiran) SPT Tahunan. Dengan demikian menjadi sinkron antara besarnya penghasilan dengan besarnya tambahan harta (plus konsumsi) yang terjadi dalam satu tahun, untuk dilaporkan dalam SPT Tahunan," ungkapnya kepada Okezone, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Baca Juga: Ditjen Pajak: Ingat! Beli iPhone X Rp15 Juta Masukkan ke SPT Tahunan

Menurutnya, Undang-Undang Pajak sebenarnya tidak mengatur secara rigid atau khusus batasan nilai maupun jenis harta yang harus dilaporkan dalam SPT Tahunan. Untuk simpanan atau investasi dilaporkan saja sesuai nilai nominal tanpa batasan.

"Namun untuk pakaian, tas, sepatu atau peralatan rumah tangga (piring, gelas) mungkin tidak perlu dilaporkan kecuali yang harganya mahal. Meskipun tidak dilarang juga kalau mau dilaporkan semua," jelasnya.

Sementara itu, dia mengatakan walaupun barang-barang elektronik bisa dilaporkan tapi untuk harganya yang murah tidak perlu dilaporkan. Tapi iPhone X yang harganya mencapai Rp15 juta harus dilaporkan.

"Tetapi properti, kendaraan bermotor, furniture atau barang-barang elektronik tentunya harus dilaporkan kecuali harganya sangat murah," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini