nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ekonomi Digital, Jokowi: Ini Peluang Sekaligus Ancaman

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 20 September 2017 14:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 20 320 1779638 ekonomi-digital-jokowi-ini-peluang-sekaligus-ancaman-BfSWhz6Yki.jpg Presiden Joko Widodo di Ibex (Foto: Trio Hamdani/Okezone)

JAKARTA - Ekonomi digital kini telah menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Bagi Indonesia, pertumbuhan ekonomi berbasis digital menjadi peluang tersendiri untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Menurut Jokowi, pesatnya perkembangan teknologi tak hanya akan berdampak pada pola konsumsi. Pola kerja dan pola produksi juga akan berdampak dengan adanya perkembangan teknologi.

 Baca juga: Catat! Bisnis Online Sesuatu yang Tak Bisa Dihindari Keberadaannya

Jokowi pun meminta para pengusaha untuk berhati-hati. Selain kesempatan, hal ini juga turut menjadi ancaman bagi dunia usaha yang tak mengikuti perkembangan teknologi.

"Pengusaha hati-hati, yang ingin memulai usaha juga hati-hati. Ini peluang juga ancaman. Banyak orang yang bekerja di ekonomi digital, kerjanya fleksibel, sangat dinamis," ujarnya di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

 Baca juga: Setelah Kioson, MCash Bakal Coba Peruntungannya di Pasar Modal

Dalam era ekonomi digital, setiap orang nantinya dapat menjadi pengusaha. Hal ini terlihat dari bisnis seperti transportasi online dan jasa penginapan yang kerap menjadi usaha sampingan.

Bisnis ini, ujar Jokowi, akan berdampak pada perubahan pola belanja masyarakat. Jokowi pun meminta kepada para pengusaha untuk mencermati hal ini.

 Baca juga: Revolusi Ekonomi, Jokowi Singgung Mudahnya Pesan Hotel hingga Taksi Online

"Perubahan seperti ini yang kalau kita nggak cermat dan teliti, bisa terkaget-kaget kita," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi mencontohkan, kini barang bermerek dan mahal tak lagi menjadi pilihan anak muda ketika liburan. Menurut Jokowi, hal ini dinilai oleh anak muda sebagai sesuatu yang telah kuno.

Anak muda kini cenderung memilih sesuatu yang dapat menjadi kenang-kenangan. Perubahan pola konsumsi ini juga perlu menjadi catatan dari pengusaha.

"Sekarang yang diincar orang adalah kenang-kenangan, memories, pengalaman-pengalaman. Itu yang dikeluarkan. Kemudian dipasang untuk selama-lamanya di Facebook, Instagram, dikeluarkan di Youtube," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini