JAKARTA – Istanbul Coffee Festival (ICF) yang dilaksanakan di Turki akan berlangsung dalam hitungan hari. Memanfaatkan momen tersebut, Pemerintah Aceh akan ikut dalam promosi Kopi Gayo dalam pertemuan pengusaha dan produsen kopi Internasional itu.
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin mengatakan ferstival itu akan berlangsung sejak 21 hingga 24 September 2017. Gubernur Aceh dijadwalkan menghadiri agenda itu untuk promosi dan menggaet investor pada ajang yang berlangsung di Kucukciftlik Park, Istanbul, Turki.
Baca juga: Wow! 70% Ekspor Kopi Robusta Berasal dari Lampung
“Istanbul Coffee Festival merupakan forum pertemuan para pengusaha dan produsen kopi international. Di sana akan mempertemukan potential buyers, seller dan business patners. Forum tersebut merupakan salah satu ajang promosi kopi terbesar dan terpenting di Turki,” kata Mulyadi Nurdin kepada Okezone, Rabu (20/9/2017)
Mulyadi menyebut Istanbul merupakan pintu masuk utama ke pasar Turki untuk kegiatan Internasional. Di samping itu letak strategis dan merupakan pernghubung perdagangan ke wilayah Eropa, Timur Tengah bahkan hingga ke Afrika. Pemerintah menargetkan kopi Aceh dapat merambah ke pasar-pasar tersebut.
Baca juga: Indonesia Juara 2 Produsen Kopi Robusta!
Sekedar diketahui, Aceh merupakan salah satu wilayah yang memproduksi tanaman kopi bersama beberapa daerah lain di Indonesia. Kebun kopi arabika di Daratan Tinggi Gayo, Aceh juga disebut-sebut sebagai kebun kopi terluas se Asia.
"Selama ini Turki melakukan transaksi impor kopi senilai USD130,5 juta per tahun, dengan penduduk 80 juta jiwa, serta penghasilan per kapita USD10.500. Sangat berpotensi untuk meningkatkan transaksi impor dari Aceh sebagai penghasil kopi Arabika terbesar di Indonesia," papar Mulyadi Nurdin.
Baca juga: Perkenalkan Kopi Indonesia, Jokowi Bakal Perbanyak Training Barista!
Pemerintah Aceh yang dimotori Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu bersama pengusaha Kopi Gayo akan membuka booth Pameran pada acara ICF Turki tersebut untuk memperkenalkan green bean cofffee Arabica, tester kopi dan lainnya.
"Nantinya Gubernur Aceh akan diberikan kesempatan khusus untuk memaparkan Gayo Arabica Cofffe pada Acara Pembukaan International Coffee Forum tanggal 21 September 2017," jelas Mulyadi Nurdin.
Sedangkan Pada tanggal 22 September 2017, Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Aceh bersama Para pengusaha Turki yang difasilitasi oleh Hemin Hetay Group, akan melaksanakan Pertemuan Istanbul-Aceh Business Investment Forum di hotel Hilton Boshporus.
"Gubernur Aceh Irwandi Yusuf akan memaparkan Aceh Investment Profile, di hadapan 100 pengusaha Turki dengan Fokus pemaparan menjelaskan tentang prospek Investasi Aceh di sektor Infrastrukur dan Energi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Agro Industry (CPO dan Oil Refinary), ekspor kopi Arabica melalui KEK Arun, serta Pariwisata," ujarnya.
Kehadiran Gubernur Aceh di Turki, diharap dapat meningkatkan ekspor komoditi produk Aceh, peningkatan kunjungan turis Turki ke Aceh, terjalinnya kerjasama dalam bidang Investasi, terutama kerjasama energi ramah lingkungan dan kerjasama dengan Pemerintah Istanbul.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.