Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendorong Implementasi Prinsip GCG Perusahaan Melalui Annual Report Award

Mendorong Implementasi Prinsip GCG Perusahaan Melalui Annual Report Award
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Proses penjurian ARA 2016 terdiri dari dua tahap, yakni penilaian secara kuantitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan dipublikasikan, serta tahap wawancara langsung dengan para nominasi untuk mendapat high level view dari pimpinan perusahaan mengenai praktik GCG yang diterapkan oleh perusahaan, serta mengkonfirmasi hasil penilaian kuantitatif atas isi laporan keuangan.

Seleksi dan pemilihan pemenang ARA 2016 tersebut dilakukan oleh dewan juri yang merupakan pakar pada beragam bidang serta berasal dari berbagai institusi, baik dari regulator, akademisi, praktisi maupun pengamat. Ini dilakukan demi menjaga integritas dan objektivitas penilaian ARA 2016.

Mantan Kepala BPKP, Soedarjonoselaku Ketua Dewan Juri mengatakan, pada ARA 2016 juri melakukan sejumlah perubahan kriteria ARA dalam rangka menyelaraskan kriteria dengan beberapa aturan OJK terkait Laporan Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik, Situs Web, Sekretaris Perusahaan, dan Penerapan Manajemen Risiko Dana Pensiun.

Selain itu perubahan juga mengacu pada revisi/penerbitan baru Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), SK Sekmen BUMN No.16 Tahun 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian & Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Kriteria Asean Corporate Governance Scorecard, Hasil Wawancara ARA 2015, hasil Focus Group Discussion ARA 2015, serta penyesuaian dalam rangka mendorong GCG untuk perusahaan non listed.

“Pada ARA 2016, nilai rata-rata kategori perusahaan umum relatif menurun dibanding 2015 seiring makin ketatnya kriteria. Sedangkan untuk kategori Dana Pensiun dengan tidak banyaknya perubahan kriteria, nilai rata-rata relatif meningkat dibandingkan 2015,” papar Soedarjono.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement