Share

Pendapatan Tidak Kena Pajak Tinggi, Indonesia Potensial Kehilangan Rp60 Triliun

Ulfa Arieza, Okezone · Jum'at 06 Oktober 2017 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 06 20 1790421 pendapatan-tidak-kena-pajak-tinggi-indonesia-potensial-kehilangan-rp60-triliun-U4b6XpTjYk.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan batasan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebesar Rp4,5 juta per bulan atau Rp54 juta per tahun sejak 2016.

Kebijakan tersebut membuat Indonesia kehilangan potensi penerimaan dari pajak hingga Rp60 triliun tahun 2017.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan, batasan PTKP tersebut menunjukkan bahwa pajak Indonesia masih pro kepada rakyatnya. Sehingga dia mengharapkan, masyarakat khususnya Wajib Pajak (WP) dapat mematuhi peraturan perpajakan yang ada.

"Dengan kenaikan PTKP, itu kita kehilangan Rp50 triliun-Rp60 triliun di 2017. Itu artinya apa, pajak memberikan subsidi kepada rakyatnya. Jadi pajak pro rakyat. Bayangkan saja untuk gaji Rp4,5 juta tidak kena pajak," ujarnya di Gedung BEI, Jumat (6/10/2017).

Baca Juga:

DPR Minta Penghasilan Tidak Kena Pajak Dinaikkan Menjadi Rp5,1 Juta

Duh! Menko Darmin Heran Beredar Wacana Penurunan Nilai PTKP

Ken juga mengungkapkan kalau batasan PTKP Indonesia terbilang tinggi dibandingkan negara tetangga. Ken memberikan contoh PTKP di Negeri Jiran, Malaysia, PTKP sebesar Rp2,3 juta atau Rp28 juta per tahun. Dengan batasan itu, maka TKI di Malaysia bahkan diharuskan membayar pajak.

Sedangkan di Negeri Gajah Putih Thailand, PTKP ditetapkan sebesar Rp1,9 juta per bulan atau Rp23 per tahun.

"PTKP kita di Indonesia adalah yang terbesar setelah Vietnam. Artinya, tax base kita banyak yang tidak dikenai pajak. Karena pajak pro rakyat. Rakyat yang penghasilannya di bawah Rp4,5 juta itu tdak kena. Kita hanya kalah dari Vietnam," kata dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini