JAKARTA - Pemerintah menelurkan program tol laut hingga tol udara guna meminimalkan disparitas (perbedaan) harga di timur Indonesia dengan di sentral Indonesia. Sayangnya masih ada banyak pekerjaan untuk mengoptimalkan program tersebut.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai, perlu menumbuhkan produktivitas masyarakat timur Indonesia agar program tersebut dapat berjalan lebih baik. Pasalnya selama ini distribusi barang melalui tol laut dan tol udara baru berjalan satu arah menuju timur.
"Oleh karenanya saya terima kasih dengan adanya diskusi pagi ini memberikan suatu publisitas bagi permasalahan itu yang kami terus terang itu menjadi suatu PR besar bagi kami bagaimana trade (perdagangan) itu terjadi di Indonesia timur," kata Menhub dalam di Jakarta, Selasa (10/10/2017).
Baca Juga: Harga Turun Berkat Tol Laut, Menhub Budi Ingatkan Komoditas Kawasan Timur Harus Dikembangkan!
Menhub berharap, ketika jiwa enterpreneur di timur Indonesia bertumbuh maka masyarakatnya bisa memanfaatkan hadirnya tol laut dan tol udara di kawasan mereka. "Kita harapkan ikan, tepung tapioka, kayu, kerajinan tangan, rumput laut itu dikonsolidasikan untuk kembali dipasarkan ke Surabaya dan untuk diekspor," jelasnya.