Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jadi Pelabuhan Transhipment Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2017 |20:19 WIB
Jadi Pelabuhan <i>Transhipment</i> Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menargetkan Tanjung Priok bisa menjadi Pelabuhan transhipment kelas Internasional. Artinya pelabuhan Tanjung Priok diharapkan bisa disandari kapal-kapal dengan kapasitas besar.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Elvyn G Masassya mengatakan untuk membuat Tanjung Priok menjadi Pelabuhan Transhipment kelas Internasional dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Oleh karenanya dirinya membaginya menjadi tiga fase.

"Lantas apa rencana IPC ? Ini (jadi pelabuhan transhipment internasional) tentu tidak ujug-ujug. Kita bagi menjadi tiga fase," ujarnya dalam acara Indonesia CEO Talk 'Dampak Integrasi Pelabuhan dan Logistik Terhadap Perekonomian Indonesia 'Guyub di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (10/10/2017)

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan di Pelabuhan, Menhub: Kita Coba Seminggu Full Tanjung Priok Dibuka

Untuk fase pertama lanjut Elvyn, pihaknya terlebih dahulu menargetkan kapal-kapal besar bisa bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Yang mana fase ini sudah dimulai sejak tahun 2016 hingga tahun 2017.

"Fase pertama tahun ini sejak tahun kemarin , mudah-mudahan sudah bisa menerima kapal besar untuk yang membawa kargo impor dari Eropa dan Asia timur dan kemudian mengirimkannya kepada Eropa dan Asia timur," jelasnya.

Kemudian fase pertama tepatnya pada tahun 2017 hingga 2018, diharapkan mulai banyak kapal besar yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok. Khususnya kapal-kapal yang akan mengimport ke negara Australia dan Amerika Serikat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement