Image

Sudah Ada Money Changer, Warga Papua Nugini Diwajibkan Gunakan Rupiah

Edy Siswanto, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 18:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 13 320 1794997 sudah-ada-money-changer-warga-papua-nugini-diwajibkan-gunakan-rupiah-WDvnIISlbL.jpg Foto: Edy Siswanto/Okezone

JAYAPURA - Warga Papua Nugini (PNG) diminta menggunakan mata uang rupiah bukan mata uang negaranya Kina saat bertransaksi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Anggota Dewan Bank Indonesia, Sugeng saat meresmikan Mony Changer di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skow Kota Jayapura tadi siang.

"Ini sudah ada ketentuan Undang-undang-undang, dan ketentuan Bank Indonesia untuk penggunaan mata uang rupiah bagi warga negara asing di Indonesia,"kata Sugeng, Jumat (13/10/2017).

Baca juga: Aturan Kewajiban Penggunaan Rupiah, Transaksi Valas Turun

Oleh karena itu, kata dia, hal tersebut harus terus disosialisasikan, termasuk peran serta para pedagang dan pelaku jasa di wilayah perbatasan.

"Kita akan sampaikan kepada para pedagang, kalau ada tamu yang ingin bertransaksi harus menggunakan uang rupiah, kalau mereka menggunakan uang Kina maka harus ditolak,"katanya.

Menurutnya, penggunaan mata uang rupiah di Indonesia bagi warga Negara Asing termasuk di wilayah perbatasan RI-PNG, untuk kedaulatan mata uang kita tersebut.

"Lebih pada kedaulatan mata uang kita, jadi seperti kalau kita di negara lain, seperti di Eropa, maka jika kita membawa dolar itu akan ditolak dan mereka hanya mau menerima mata uang Euro,"katanya.

Sementara, Kepala Pos Lintas Batas Negara Susana Wanggai, mengaku jika kebutuhan penukaran uang dinilai sangat penting bagi warga PNG yang akan bertransaksi di Indonesia, dalam hal ini Papua.

Baca juga: Penggunaan Rupiah Dorong Perdagangan Valas

"Satu-satunya yang sangat dibutuhkan yang mana kita lihat warga PNG membutuhkan kebutuhan-kebutuhan kita, sehingga ini adalah peluang, dan wajib bagi kita untuk menyiapkan Money changer,"katanya.

Selain itu, Money Changer juga bertujuan untuk meminimalisir adanya transaksi pertukaran uang ilegal yang terjadi di perbatasan.

"Dengan ini sehingga hal-hal yang bersifat ilegal, penukaran uang yang tidak resmi bisa kita hindari,"ucapnya.

Bank Indonesia bekerjasama dengan bank BRI dalam pengadaan Mony Changer di PLBN Skow Kota Jayapura, termasuk ATM bank BRI yang siap melayani warga di Perbatasan. Ke depan, setelah pasar Skow rampung dikerjakan, dimungkinkan akan ada penambahan Pos Money Changer lain.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini