Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Operasikan Kapal Ternak, Kemenhub Minta Swasta Kian Berperan

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 16 Oktober 2017 |12:43 WIB
Operasikan Kapal Ternak, Kemenhub Minta Swasta Kian Berperan
Foto: Feby Novalius/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi pengoperasian kapal ternak di akhir tahun ini. Hasilnya akan menentukan apakah pengoperasian kapal ternak efisien dalam menurunkan harga daging sapi di wilayah barat Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan, upaya bangun kapal ternak bukan final. Pemerintah masih mencari cara efisien sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga daging sapi yang murah. Salah satu caranya melibatkan peran swasta.

"Swasta ini kan suatu potensi yang luar biasa, bisa saja kami memberikan subsidi per kepala (sapi) itu berapa. Sehingga kami tahu, hadir sapi, katakanlah dalam satu tahun berapa, 1.000, 2.000 ekor, berapa gitu ya. Tentunya ada kerjasama," ujarnya di Hotel Red Top Pencenongan, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Baca juga: Gelontorkan Rp300 Miliar, Kemenhub Bakal Tambah 6 Kapal Ternak

Budi mengaku sudah melakukan komunikasi untuk melibatkan swasta dalam mendistribusikan ternak ini. Namun untuk sekarang masih dalam proses di mana kapasitas terpasang harus dipenuhi.

"Kalau kita tahu kapal tol laut dari Indonesia barat ke timur, pulangnya kosong kan. Kita ingin mencari dan memformulasikan ruang-ruang kosong yang bisa dibawa dari timur ke barat dan barang apa saja,"ujarnya,"tuturnya.

Menurut dia, industri tetap harus bekerja efisien meskipun ada penugasan mengirim sapi melalui kapal ternak. Hal ini masih terus didiskusikan dengan pihak perkapalan, dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) seperti apa formula terbaiknya.

"Kita dengan INSA itu cukup insentif, sehingga kita enggak mau ada sesuatu yang tidak produktif, berkaitan dengan subsidi dan apa kita akan bahas lagi,"ujarnya.

Ini sifatnya masih evaluasi. Makanya, lanjut Budi, pihaknya akan melihat produktifitas kapal ternak yang sudah dioperasikan sekarang.

Baca juga: Sampai Oktober, 7.500 Ekor Sapi Kupang Mendarat di Jakarta

"Kalau ternyata yang paling produktif itu kapal ternak kita bangun lagi,tapi kalau tidak kita kerjasamakan tanpa harus membangun kapal. Silakan swasta saja yang membangun,"ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini kapal ternak yang dioperasikan baru satu oleh PT Perlni (Persero). Sampai akhir tahun nanti akan ada 5 kapal ternak baru yang dioperasikan. Adapun anggaran yang digelontorkan Kementerian Perhubungan untuk kelima kapal ternak baru sekira Rp300 miliar.

(Rizkie Fauzian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement