Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapitalisasi Pasar sebagai Acuan Investasi

Kapitalisasi Pasar sebagai Acuan Investasi
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

SELAIN tren pergerakan indeks harga saham gabungan, seorang investor biasanya membuat keputusan investasi pada perkembangan nilai kapitalisasi pasar. Sebab, nilai kapitalisasi pasar merupakan indikator menggambarkan perkembangan sebuah bursa saham. Nilai kapitalisasi pasar juga merupakan gambaran nilai pasar, baik individu saham maupun bursa saham di suatu negara.

Para investor yang berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), selain mempertimbangkan kondisi fundamental dan prospek bisnis satu emiten, juga memperhitungkan perkembangan nilai kapitalisasi saham bersangkutan. Nilai kapitalisasi per individu saham menentukan nilai kapitalisasi pasar satu bursa. Dengan demikian, nilai kapitalisasi pasar merupakan gambaran dari nilai pasar satu perusahaan sekaligus merefleksikan nilai pasar satu bursa saham.

Baca Juga: Sudah Punya Penghasilan, Mahasiswa Bisa Investasikan Uangnya di Pasar Saham

Secara sederhana, nilai kapitalisasi dihitung dari jumlah saham satu perusahaan yang tercatat di BEI dikalikan dengan harga saham masing-masing yang dibukukan di pasar. Jika satu saham ditutup pada posisi Rp1.000 per saham dengan jumlah saham tercatat 2,5 miliar saham, maka nilai kapitalisasi pasar saham bersangkutan sebesar Rp2,5 triliun.

Jika harga saham turun, maka nilai kapitalisasi pasar pun turun. Sebaliknya, penambahan jumlah saham tercatat melalui aksi korporasi, maka nilai kapitalisasi pasar akan naik. Dengan demikian, jika seorang investor membeli satu saham dan kemudian harganya naik, maka nilai saham investor bersangkutan pun ikut naik, seiring dengan kenaikan nilai pasar saham yang dibeli.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement