JAKARTA - Menjalankan bisnis tidaklah selalu serumit yang dibayangkan, terutama bagi Anda yang akan terjun untuk pertama kalinya ke dunia bisnis. Namun meskipun demikian, bisnis haruslah dilakukan dengan perhitungan dan rencana yang tepat sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Anda tentu tidak ingin memulai bisnis yang akan segera gulung tikar dalam beberapa minggu ke depan, bukan?
Ada banyak kesalahan yang kerap dilakukan para pebisnis, terutama para pebisnis pemula seperti Anda. Meski terlihat sepele, berbagai kesalahan ini justru bisa saja berakibat fatal bagi bisnis itu secara keseluruhan. Penting untuk selalu menghindari berbagai kesalahan ini di dalam bisnis agar bisnis tersebut bisa berjalan baik dan menghasilkan di dalam keuangan.
Pastikan Anda menghindari berbagai kesalahan-kesalahan fatal yang mungkin akan menimbulkan kegagalan di dalam bisnis tersebut. Simak beberapa kesalahan yang wajib dihindari berikut ini agar bisnis Anda bisa berjalan dengan baik dan lancar.
1. Tidak Merencanakan dengan Matang
Sebuah bisnis yang baik haruslah direncanakan dengan matang sejak awal. Hal ini sangat penting agar Anda memiliki sejumlah persiapan yang matang untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin terjadi di dalam bisnis Anda tersebut. Jika tidak merencanakan bisnis dengan matang sejak awal, Anda tidak akan memiliki acuan dan perhitungan yang tepat tentang segala sesuatunya di dalam bisnis tersebut. Ini kesalahan fatal, mengingat bisnis bukanlah sebuah usaha yang bisa dijalankan dan berhasil dalam satu malam saja. Anda akan membutuhkan proses dan juga berbagai kebijakan yang tepat di dalamnya sehingga bisnis Anda tersebut bisa berjalan baik dan menghasilkan keuntungan di masa yang akan datang.
2. Kekurangan Modal
Masih berhubungan dengan poin di atas, masalah modal juga akan sangat mungkin dihadapi di dalam bisnis jika Anda tidak memiliki perencanaan yang matang sejak awal. Untuk menjalankan bisnis dengan baik, jelas akan membutuhkan modal. Besar atau kecilnya jumlah modal ini, akan sangat tergantung pada jenis dan juga skala bisnis yang dijalani. Saat Anda tidak memiliki perencanaan dan perhitungan yang tepat di dalam bisnis, bisa saja Anda akan kehabisan modal bisnis di tengah jalan. Kondisi keuangan yang kosong (kehabisan modal) ini bisa saja berakibat fatal, sebab bisnis Anda bukan hanya tersendat, namun mungkin akan mengalami kegagalan total.
3. Tidak Dikelola dengan Profesional
Sekecil apapun bisnis yang dijalankan, penting untuk selalu mengelolanya dengan profesional. Bertindaklah sebagai seorang profesional di dalam bisnis agar semua urusan bisnis menjadi lebih terarah dan sesuai dengan porsinya. Namun jika Anda tidak mengelolanya dengan manajemen yang baik sejak awal, sangat mungkin berbagai masalah akan terjadi di dalam bisnis tersebut. Pengelolaan yang amburadul, akan membuat bisnis Anda gagal dan segera gulung tikar.
4. Melupakan Perhitungan BEP
Jangan lupa untuk menghitung Break Even Point (BEP) di dalam bisnis agar Anda memiliki gambaran yang jelas kapan dan bagaimana bisnis tersebut akan memberikan keuntungan bagi keuangan. Perhitungan BEP atau kondisi balik modal ini bisa menjadi salah satu pertimbangan Anda dalam memulai bisnis, mengingat Anda akan mengeluarkan sejumlah modal yang cukup besar di awal. Semakin cepat Anda mencapai titik BEP, maka semakin layak bisnis tersebut untuk dijalankan.
5. Tidak Meriset Pasar dengan Tepat
Apapun bisnis yang dijalankan, penting untuk selalu melakukan riset pasar terlebih dahulu. Riset pasar akan memudahkan untuk melihat potensi bisnis, tingkat persaingan, dan berbagai hal penting lainnya. Saat Anda menjalankan bisnis dan tidak melakukan riset pasar dengan baik dan tepat terlebih dahulu, maka Anda sedang menuju kegagalan di dalam bisnis tersebut.
Jalankan dengan Terencana
Saat memutuskan untuk memulai sebuah bisnis, pastikan Anda telah memiliki pemahaman yang baik terkait dengan bisnis tersebut. Jalankan bisnis dengan terencana sehingga berbagai masalah bisa dihindari sejak awal. Hindari juga berbagai kesalahan fatal yang kerap dilakukan para pebisnis, agar tidak mengalami kegagalan dalam bisnis tersebut.
(Rizkie Fauzian)