BI dan Badan Wakaf Indonesia Susun Strategi Maksimalkan Potensi Wakaf

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 09 November 2017 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 09 320 1811063 bi-dan-badan-wakaf-indonesia-susun-strategi-maksimalkan-potensi-wakaf-0QTzA7OWFl.jpg Foto: Kurniasih/Okezone

SURABAYA - Bank Indonesia (BI) bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) masih menyusun strategi agar potensi wakaf bisa dioptimalkan. Sejak tahun lalu, strategi disusun dalam Waqaf Core Prinsipal.

"Kita sudah membuat kesepakatan dengan BI untuk bersama mematangkan wakaf core principal, yaitu aturan pokok dalam pengelolaan wakaf. Ini penting karena memang kita belum punya aturan," kata Ketua Divisi Luar Negeri BWI Muhammad Lutfi di Grand City, Surabaya, Kamis (9/10/2017).

Lutfi berharap, adanya tata kelola wakaf tersebut bisa menjadi acuan dalam pemanfaatan wakaf baik di skala nasional maupun regional.

Pada ajang Indonesia Shari'a Economic Festival (ISEF) 2017, pedoman pengelolaan aset wakaf ini kembali dimatangkan dalam sebuah seminar. Dalam agenda tersebut ISEF mengundang 50 nazir (pengelola wakaf) dalam negeri serta tiga nazir dari luar negeri, yakni dari New Zealand, Afrika Selatan, juga Bosnia.

Adapun pembahasan dalam seminar ini di antaranya terkait dengan penetapan regulasi dan masalah hukum seputar aset wakaf, tata kelola yang baik, serta standar-standar regulasi.

"Kami bekerjasama dengan BI dan juga lembaga riset di bawah Islamic Develoment Bank, dan lembaga wakaf di Kuwait, untuk kesekian kalinya kita ingin berdayakan potensi wakaf secara maksimal," imbuhnya.

Lutfi terus menegaskan bahwa potensi wakaf di Indonesia cukup besar. Diharapkan, dengan lahirnya Wakaf Core Principal bisa membuat wakaf dikelola secara maksimal dan bisa dipertanggungjawabkan serta mengikuti dinamika zaman.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini