Image

Ingin Dongkrak Daya Beli, Sri Mulyani Pertimbangkan Turunkan Nilai PPN

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 16:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 10 20 1811959 ingin-dongkrak-daya-beli-sri-mulyani-pertimbangkan-turunkan-nilai-ppn-RK9ZHII9ju.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Belakangan isu daya beli menjadi perbincangan hangat menyusul beberapa ritel yang menutup tokonya. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mewakili pengusaha meminta kepada pemerintah memberikan stimulus dengan penurunan Pajak Penghasilan (PPh) hingga Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan usulan tersebut. Pasalnya usulan Kadin tersebut dinilai mampu meningkatkan confidence terhadap daya beli masyarakat.

"Kalau usulan Kadin banyak sekali mengenai usulan yang dipakai untuk meningkatkan confidence baik dari investasi dan konsumen," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (10/11/2017).

Meski begitu lanjut Sri Mulyani, saat ini dirinya harus mempelajari lebih lanjut terlebih dahulu mengenai usulan tersebut. Karena untuk memutuskan menghapuskan PPN 10% sebesar dibutuhkan kehati-hatian.

"Kita mempelajari usulan tersebut dan memang sudah didalam APBN dilakukan. Sifatnya dengan apakah promosi menggunakan atau memberikan holiday PPN akan kita lihat dari sisi aturan," jelasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani sebelumnya mengaku telah menyampaikan secara langsung kepada Sri Mulyani Indrawati untuk memberikan stimulus perpajakan. Seperti penurunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan maupun pembebasan PPN bagi masyarakat.

Langkah stimulus berupa keringanan pajak, dinilai Rosan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali membelanjakan uangnya. Dengan demikian, konsumsi rumah tangga tumbuh dan mampu mengerek pertumbuhan ekonomi lebih tinggi

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini