Image

Pengusaha Minta E-Commerce UMKM 'Hanya' Kena Pajak 0,25%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 18:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 20 1813988 pengusaha-minta-e-commerce-umkm-hanya-kena-pajak-0-25-dpk7tadREG.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Anggota Dewan Penasihat Asosiasi E-commerce Indonesia (iDEA) Daniel Tumiwa meminta pajak bagi e-commerce yang tergolong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk di bawah 1% sebagaimana yang dikenakan bagi pelaku UMKM umumnya.

Saat ini pemerintah sendiri terus menggodok pengaturan mengenai pajak bagi e-commerce yang akan selesai pada akhir tahun 2017.

"UMKM e-commerce saya lebih berpikir diperkenakan angka lebih kecil, 0.25% saja, supaya mereka bangkit mau bayar, dan angka 0,25 itu angka yang wajar," ujar Daniel di Hotel Shangri La, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Menurut Daniel angka 0,25% merupakan pemicu bagi pelaku e-commerce untuk sadar dalam pembangunan ekonomi Indonesia.

"Ya 5-10 tahun dulu dengan 0,25%, yang penting terpancing bayar, nantinya kalau mau dinaikkan jadi 1%-2% nanti mereka sudah terbiasa," jelasnya.

Daniel mengakui angka 1% memang sudah baik secara psikologis, kendati demikian akan jauh lebih baik bila memulai pengenaan pajak ini dari angka 0,25%. Menurutnya, ini akan memicu jutaan e-commerce UMKM untuk mendaftarkan diri sebagai wajib pajak.

"Tetapi ini kan terobosan, kenapa ga mulai dari 0,25%, yang penting data masuk NPWP. Mulai 0,25% tapi e-commerce yang masuk bisa juta-jutaan," pungkasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini