nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Blakblakan di Sosmed, Sri Mulyani: Pembayaran via Bank Hanya 8,5%

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Kamis 23 November 2017 14:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 23 320 1819147 blakblakan-di-sosmed-sri-mulyani-pembayaran-via-bank-hanya-8-5-5dg4K5VArY.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali memposting status di sosial media. Kali ini dia menyoroti rendahnya penerapan financial inclusion di Indonesia.

Menurutnya, berdasarkan survei mengenai perbankan dan teknologi, perbankan Indonesia menyatakan teknologi merupakan faktor utama dan paling penting bagi pertumbuhannya di masa depan. Namun, dibandingkan dengan negara-negara lain, tingkat financial inclusion di Indonesia masih rendah.

Baca Juga: Laba Perbankan AS Meroket 5,2%

"Contohnya adalah akses terhadap debit card (25%), penggunaan tabungan untuk pembayaran gaji (6,6%) dan pembayaran melalui perbankan (8,5%), yang semuanya masih kecil sekali bila dibandingkan dengan negara Asia Pacific (berturut-turut 48%, 10% dan 14,8%)," posting Sri Mulyani, seperti dikutip Kamis (23/11/2017).

Sebagai dukungan untuk program financial inclusion, pemerintah sendiri akan menginvestasi seluruh program untuk transfer ke individu, tidak lagi membayar dalam bentuk cash. "Contohnya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyangkut 10 juta keluarga di Indonesia. Contoh lain adalah beasiswa untuk anak-anak kurang mampu," ujarnya.

Baca Juga: Sudah Naik 13%, Nasabah Tajir di RI Kalah Jauh dari China

Perbankan tetap akan menjadi lembaga yang memegang peranan penting dalam menciptakan financial inclusion maupun dalam menciptakan demokratisasi ekonomi Indonesia. Institusi keuangan termasuk perbankan diharapkan mampu memiliki visi maupun strategi untuk bisa menghadapi berbagai disruption, terutama dari sisi teknologi.

Dari dunia perbankan, Indonesia diharapkan dapat bertransformasi menuju ke era teknologi di mana demografi Indonesia akan didominasi oleh generasi muda, generasi milenial. Di Indonesia sendiri, penggunaan teknologi perbankan sudah cukup tinggi.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini