Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Jokowi "Sebar" 7.000 Sertifikat Tanah di Siantar

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Senin, 27 November 2017 |12:56 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Wahyudi/Okezone
A
A
A

MEDAN – Presiden Joko Widodo membagikan sebanyak 7.000 lembar sertifikat tanah kepada warga di Sumatera Utara. Penyerahan dilakukan secara simbolik di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, hari ini.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, sejak diluncurkan pertama kali di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta pada 10 Oktober 2016 lalu, penyerahan sertifikat tanah di Kota Pematang Siantar ini merupakan lokasi yang ke-46.

Baca Juga: Kementerian ATR Berikan Sertifikat Tanah Terlantar kepada TNI dan Polri

“Jumlah total sertifikat tanah yang sudah diserahkan Presiden hingga saat ini adalah 196.016 sertifikat,” kata Bey, Senin (27/11/2017).

Bey menyebutkan, kegiatan penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini juga menjadi agenda penutup kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Provinsi Sumatra Utara, yang sudah dimulai sejak 24 Nopember 2017 lalu.

Baca Juga: Tertibkan 23.000 Ha Tanah Terlantar, Menteri Sofyan: Terbesar di Luar Pulau Jawa

“Tadi presiden juga sempat menghadiri acara peremajaan sawit rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sebanyak 9.109,29 hektare kebun sawit warga yang tersebar di 12 kabupaten, antara lain: Serdang Bedagai, Langkat, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu, Asahan, Batubara, Simalungun, Labuhan Batu Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Deli Serdang, dan Tapanuli Tengah diremajakan oleh pemerintah,” tukasnya.

Sore hari nanti, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandara Internasional Kualanamu. Presiden dijadwalkan tiba tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada petang hari.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement