Image

Bitcoin Tembus Rp164 Juta, Semakin Jadi Idola Investasi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017, 10:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 06 278 1825915 bitcoin-tembus-rp164-juta-semakin-jadi-idola-investasi-tvuA7p1lOk.jpg Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bitcoin akhirnya diperdagangkan menembus level USD12.000 atau sekira Rp164 juta jika mengacu kurs Rp13.500 per USD, karena penguatan mata uang kripto yang terus berlanjut berlanjut. Pasalnya, koin digital tersebut semakin banyak diburu oleh para investor.

Melansir CNBC, situs CoinDesk mencatat, pada pukul 10:31 waktu Singapura/Hong Kong, token digital tersebut dijual seharga USD12.100. Saat ini, Intercontinental Exchange Inc (ICE.N) telah banyak memikirkan gagasan kontrak futures untuk mata uang kripto seperti bitcoi.

Sayangnya, chief executive officer New York Stock Exchange menyatakan keputusan tersebut belum bergerak, karena nampaknya masih belum bisa diterima pasar.

Meski demikian, saingan NYSE, ICE Cboe Global Markets Inc (CBOE.O) dan CME Group Inc (CME.O), akan meluncurkan kontrak berjangka bitcoin pada 10 Desember dan 18 Desember. Selain itu, Cboe juga merencanakan akan meluncurkan bitcoin tahun depan di Nasdaq Inc.

Baca Juga: Bitcoin Meroket 55% Sepanjang November, Berhenti di USD9.600

ICE adalah penggerak awal di mata uang kripto, mereka membeli investasi minoritas di koin mata uang digital pada 2015. Meski begitu, Sprecher mengatakan bahwa dia belum siap untuk terus maju dalam kontrak futures berdasarkan jenis aset perdagangan Coinbase.

Sekadar informasi, kontrak berjangka akan memungkinkan pembeli dan penjual menemukan harga suatu produk di masa depan. Dalam kasus bitcoin, ada banyak pembeli yang membanjiri bursa dengan dana mereka akhir-akhir ini, tapi lebih sulit untuk mencari tahu siapa yang ingin membuat kontrak jang pendek tersebut.

Baca Juga: Satgas Waspada Investasi Minta Waspadai "Janji Manis" Berkedok Bitcoin

CME sendiri mengumumkan kontrak berjangka bitcoin yang akan diperdagangkan pada 18 Desember. Bursa berjangka terbesar di dunia mengatakan telah mensertifikasi sendiri daftar awal kontrak berjangka bitcoin yang diluncurkan pada 18 Desember. Chairman dan CEO CME Terry Duffy sebelumnya mengatakan bahwa kontrak berjangka bitcoin akan masuk pada minggu kedua bulan Desember.

Banyak kekayaan yang telah diciptakan melalui kebangkitan kripto di China, di mana sebagian besar "pertambangan" bitcoin terjadi, dan pedagang algoritmik yang memasuki pasar pada tahap awal.

Cboe akan dijual dari lelang di bursa cryptocurrency Gemini, sementara CME akan menurunkan harganya di CME CF Bitcoin Reference Rate, yang menggunakan empat bursa: Kraken, itBit, GDAX dan Bitstamp.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini