Kuasai 35% Pasar Automotif, Penjualan Mobil Toyota Tembus 318 Ribu

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 06 Desember 2017 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 06 320 1826344 kuasai-35-pasar-automotif-penjualan-mobil-toyota-tembus-318-ribu-fo1KuGAYXF.jpg Ilustrasi: Okezone

SEMARANG - PT Toyota Astra Motor mencatat pangsa pasar otomotif yang berhasil dikuasai saat ini sebesar 35%. Sementara untuk volume penjualan selama Januari-Oktober 2017 menembus angka 318.829 kendaraan atau tumbuh 3,1% bila dibandingkan periode yang sama di 2016.

Public Relation Manajer PT Toyota Astra Motor Rouli Sijabat mengatakan, Toyota tidak ada target volume setiap tahunnya berapa, tapi yang paling penting bagaimana penguasaan pangsa pasar.

"Kita bersyukur saat ini market share di angka 35% minimum. Data Oktober di angka 35,5%,"ujarnya, di Hotel Wujil, Semarang, Rabu (6/12/2017).

Meski tidak menargetkan berapa mobil terjual di tahun ini, Rouli mengatakan, saat ini volume Toyota sudah mencapai angka 318.829. Itu artinya volume tumbuh 3,1% dibandingkan periode yang sama di 2016. Sementara market sendiri mengalami pertumbuhan di angka 898.587 atau tumbuh 2,7% pasar otomotif.

Baca juga: Market Share Turun, Produksi Astra Honda Tetap Stabil

"Kita bersyukur pertumbuhan Toyota dan pertumbuhan pasar otomotif masih bisa terjaga walaupun tahun ini ada banyak tantangan-tantangan ya,"ujarnya.

Bila dilihat dari segmen penjual Toyota, market pada segmen MPV dan komersil sedang mengalami pertumbuhan. Segmen MPV tumbuh 9,4% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara komersial naik 14,5%. Untuk segmen selain kedua ini mengalami terkoreksi.

"Toyota MPV naik sekitar 18,2%, volume 230.904. Artinya kontribusi pasar MPV naik tahun lalu 63% tahun 2017 lebih besar terhadap Toyota 72,4%. Pertumbuhan positif di komersilan terjadi perbaikan di pasar komoditas, batubara dan CPO. Mobil pick up Toyota alami kenaikan 638.000 naik 61,7%,"tandasnya.

Belanja {Online} Meningkat, Penjualan Truk Isuzu Tetap Tumbuh

Pertumbuhan belanja online meningkatkan perpindahan barang atau logistik. Hal ini pun berdampak pada volume penjualan mobil PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Astil.

General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Astil mengatakan, penjualan mobil mencapai 16.000 unit sampai Oktober 2018. Di mana market share isuzu tercatat 8,8% dengan line up Isuzu 54 varian dan 105 dealer.

"Setelah penjualan kita siapkan layanan service, 1.288 part shop, 35d cities, 12 mini depo dan 94 workshop. Kita di support juga 128 BIB dan 63 dield advisor," tuturnya di Hotel Wujil, Semarang, Rabu (6/12/2017).

Baca juga: Buat Mobil Listrik, Toyota Minta Kepastian Regulasi dan Infrastrukturnya

Dia mengatakan, bisnis angkutan barang di tahun ini paling stabil dibandingkan kendaraan untuk perusahaan dan kendaraan dinas militer.

"Line truck sudah pasti angkutan barang optimis paling stabil sekarang. Belanja online tetap butuh perpindahan barang, logistik. Goverment, pengadaan bis tahun ini tidak besar. Goverment bukan hanya kebutuhan tapi prosedur pembelian. Tahun ini mungkin tidak sampai 500, itu segmen bis medium untuk transportasi umum lah,"ujarnya.

Menurut dia, line truck untuk logistik menjadi market ritel yang paling besar. Bila dibandingkan dengan penjualan goverment dan militer, 70% berasal dari logistik.

"Tahun lalu untuk bis medium aja itu 600 lebih di tambah bus besarnya sekitar 500-600. Bus besar sekitar 300-400. Militer itu isidentil, tahun ini tidak terlalu. Sekarang baru pengadaan itu bonus lah buat kita. Jadi logistik itu paling besar,"ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini