Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hingga Oktober, Kredit Macet Capai 2,96% Pertumbuhan Kredit 8,16%

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 14 Desember 2017 |19:02 WIB
Hingga Oktober, Kredit Macet Capai 2,96% Pertumbuhan Kredit 8,16%
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melihat intermediasi perbankan masih belum kuat meskipun stabilitas sistem keuangan tetap terjaga. Terjaganya stabilitas sistem keuangan tercermin pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan yang cukup tinggi pada level 23,2% dan rasio likuiditas (AL/DPK) pada level 22,7% pada Oktober 2017.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dodi Budi Waluyo menuturkan, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) berada pada level 2,96% (gross) atau 1,25% (net).

"Transmisi pelonggaran kebijakan moneter melalui jalur suku bunga terus berlangsung, tercermin dari berlanjutnya penurunan suku bunga deposito dan suku bunga kredit," katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Meski demikian, BI melihat transmisi melalui jalur kredit masih belum optimal, terlihat dari pertumbuhan kredit yang masih terbatas sejalan dengan permintaan kredit yang belum tinggi dan perilaku bank yang masih selektif dalam memberikan kredit baru.

"Pertumbuhan kredit Oktober 2017 tercatat masih sebesar 8,16% (yoy), meski membaik dibandingkan September sebesar 7,86% (yoy). Namun demikian, pembiayaan ekonomi melalui pasar keuangan, seperti penerbitan saham, obligasi, dan medium term notes (MTN), terus tumbuh tinggi hingga mencapai 45,5% (yoy) pada Oktober 2017," jelas dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement